Daya tahan tubuh yang kuat memampukan si Kecil untuk melanjutkan proses tumbuh kembangnya dengan optimal. Ketahanan tubuh si Kecil terhadap penyakit ditentukan dari nutrisi yang diterimanya. Ada beberapa vitamin dan mineral yang memiliki peran penting sebagai penambah daya tahan tubuh untuk anak.

Ketahui selengkapnya pada artikel berikut.

Daya tahan tubuh penting untuk dukung tumbuh kembang anak

 

Daya tahan tubuh anak dihimpun ketika ia lahir dan mendapatkan nutrisi dari asupannya, mulai dari ASI atau susu yang diterimanya. Namun, ketika anak sudah dapat mengonsumsi makanan padat, daya tahan tubuh juga bisa diperoleh dari sumber-sumber nutrisi dari beragam sayur, buah, kacang-kacangan.

Daya tahan tubuh ini menjadi hal yang paling mendasar dan perlu dijaga. Ini dikarenakan, daya tahan tubuh memegang peranan penting dalam dukung pertumbuhan dan perkembangan anak. Anak bisa memperkuat daya tahan tubuh melalui konsumsi beragam vitamin dan mineral.

Tubuh yang kuat mendukung kerja sel imun dalam melawan kuman penyakit dan peradangan. Sistem imun ibarat gelembung proteksi anak semasa ia bertumbuh dan berkembang.

Jika anak kekurangan vitamin dan mineral tertentu, mungkin ia akan mengalami penurunan sistem imun atau daya tahan tubuh. Tubuh si Kecil akan terasa lemah dan mudah terserang inteksi penyakit. Mulai dari flu, diare, dan lain sebagainya.

Anak jadi tidak nafsu makan saat dalam kondisi sakit, sehingga penyerapan nutrisinya kurang optimal di dalam pencernaan. Akibatnya, tubuh kekurangan nutrisi yang penting untuk tumbuh kembangnya.

Bila kondisi ini berlangsung terus menerus dan berulang, sangat mungkin baginya mengalami masalah malnutrisi yang menghambat tumbuh kembangnya. Salah satu akibatnya, anak mengalami stunting yakni tidak tercapainya tinggi dan berat badan yang sesuai dengan usianya. Organisasi  Kesehatan Dunia juga menyebutkan anak bisa memiliki produktivitas dan kemampuan belajar yang rendah ke depannya.

Melihat dampaknya yang cukup serius, kita tahu bahwa menjaga sistem imun anak tetap kuat sangatlah penting. Daya tahan tubuh ini perlu didukung dari waktu ke waktu melalui vitamin dan mineral esensial. Dengan begitu, si Kecil tidak mudah sakit dan bisa melanjutkan tumbuh kembangnya dengan baik.

Vitamin dan mineral untuk tingkatkan daya tahan tubuh anak

 

Kini Ibu sudah tahu betapa pentingnya menjaga daya tahan tubuh anak. Ada banyak vitamin dan mineral yang berperan dalam tumbuh kembang anak. Namun, ada beberapa vitamin dan mineral yang secara khusus menjadi penambah daya tahan tubuh anak, di antaranya:

1. Vitamin C

 

Pasti Ibu sering dengar ungkapan “supaya tubuh kuat, konsumsilah vitamin C”. Ini betul adanya, karena vitamin C berperan sebagai penambah daya tahan tubuh untuk anak.

Pada dasarnya, vitamin C menjaga kesehatan jaringan organ di dalam tubuh, seperti gusi, tulang, serta pembuluh darah. Namun, nutrisi ini memiliki peran ekstra dalam membantu tubuh melawan infeksi.

Menurut penelitian dalam jurnal Nutrients, vitamin C mengandung antioksidan yang dapat menangkal radikal bebas penyebab penyakit. Di samping itu, vitamin C juga mendorong kerja sel imun melawan infeksi, salah satunya makrofag. Di dalam tubuh, makrofag bekerja dengan “memakan” kuman yang berpotensi menjadi penyakit. Dengan begitu, vitamin C bantu melindungi tubuh anak sehingga tidak mudah jatuh sakit.

Berikut makanan yang mengandung tinggi vitamin C:

  • Jeruk

  • Stroberi

  • Tomat

  • Brokoli

  • Kubis

  • Kiwi

2. Vitamin D

 

Banyak orang yang mengetahui bahwa vitamin D berfungsi untuk menguatkan dan menjaga kesehatan tulang. Padahal, vitamin D juga memiliki manfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuh anak lho.

Vitamin D memiliki manfaat yang menyeluruh bagi tubuh atau bersifat homeostasis, termasuk dalam menguatkan imunitas si Kecil. Berdasarkan Journal Of Investigative Medicine, vitamin D dapat meningkatkan respons sistem kekebalan tubuh, termasuk risiko perkembangan penyakit autoimun dan infeksi lainnya. Peneliti juga mengatakan, vitamin D memberikan efek imunomodulasi atau menggiring kerja sistem imun ke cara kerja normal dalam menangkal kuman penyakit.

Jadi, vitamin D tak sekedar menguntungkan tulang dan gigi, tetapi memiliki manfaat yang mendukung daya tahan tubuh si Kecil.

Sumber vitamin D dapat diperoleh dari:

  • Sinar matahari pagi

  • Susu dengan kandungan vitamin D

  • Kuning telur

  • Hati ayam atau sapi

3. Zinc atau zat seng

 

Selain vitamin C dan D, zinc merupakan mineral yang tak kalah penting untuk penambah daya tahan tubuh anak. Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menekankan pentingya asupan zinc untuk mengurangi risiko penyakit, seperti diare dan pneumonia.

Kekurangan zinc bisa berdampak pada ketidakstabilan kerja sel imun, sehingga membuat tubuh mudah diserang penyakit. Mineral ini penting dalam menjaga tubuh anak tetap kuat selama masa tumbuh kembangnya.

Disebutkan pula dalam jurnal Molecular Medicines, zinc memiliki efek dalam meningkatkan kerja sel imun untuk membunuh kuman yang masuk. Kandungan antioksidan pada zinc membantu mencegah risiko peradangan yang disebabkan radikal bebas.

Melihat manfaatnya yang baik, berikut sumber zinc sebagai penambah daya tahan tubuh anak:

  • Tiram

  • Kepiting

  • Daging sapi dan ayam tanpa lemak

  • Kacang-kacangan tanpa gula tambahan

  • Yogurt

  • Buncis

Asupan susu bantu melengkapi nutrisi esensial untuk si Kecil

 

Ibu bisa memberikan beragam vitamin dan mineral ini dengan menu bervariasi, agar si Kecil mendapatkan paket penunjang imun yang lengkap. Di satu sisi, mungkin saja Ibu masih bimbang, apakah anak sudah mendapatkan nutrisi optimal untuk daya tahan tubuhnya.

Nah, kini orangtua tidak perlu bingung lagi ketika berusaha mencukupi kebutuhan akan vitamin dan mineral tersebut. Sudah ada susu yang mencakup vitamin C, D, dan mineral zinc untuk daya tahan tubuh anak. Tidak hanya itu, Enfa Essential juga menjadi susu pertumbuhan yang sekaligus bantu maksimalkan daya tahan tubuh si Kecil.

Jaga daya tahan tubuh si Kecil mudah bukan? Semoga ia selalu sehat dan terus bersemangat selama proses tumbuh kembangnya.

 

Referensi:

- Vitamins (for Kids) - Nemours KidsHealth. (2020). Retrieved 29 September 2020, from https://kidshealth.org/en/kids/vitamin.html

- Malnutrition – Causes . (2017). Retrieved 29 September 2020, from https://www.nhs.uk/conditions/malnutrition/causes/

- Carr, A., & Maggini, S. (2017). Vitamin C and Immune Function. Nutrients, 9(11), 1211. doi: 10.3390/nu9111211

- Stunting in a nutshell. (2020). Retrieved 29 September 2020, from https://www.who.int/nutrition/healthygrowthproj_stunted_videos/en/

- Simon, A., Hollander, G., & McMichael, A. (2015). Evolution of the immune system in humans from infancy to old age. Proceedings Of The Royal Society B: Biological Sciences, 282(1821), 20143085. doi: 10.1098/rspb.2014.3085

- 8 Vitamins & Minerals You Need for a Healthy Immune System. (2015). Retrieved 29 September 2020, from https://health.clevelandclinic.org/eat-these-foods-to-boost-your-immune-system/

- Aranow, C. (2011). Vitamin D and the Immune System. Journal Of Investigative Medicine : The Official Publication Of The American Federation For Clinical Research, 59(6), 881. Retrieved from https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3166406/

- Perlukah suplementasi vitamin dan mineral pada bayi dan anak?. (2017). Retrieved 29 September 2020, from https://www.idai.or.id/artikel/klinik/pengasuhan-anak/perlukah-suplementasi-vitamin-dan-mineral-pada-bayi-dan-anak

- Prasad, A. (2008). Zinc in Human Health: Effect of Zinc on Immune Cells. Molecular Medicine, 14(5-6), 353-357. doi: 10.2119/2008-00033.prasad