Pada usia enam bulan bayi mungkin sudah siap untuk makanan padat. Pada fase yang penting ini mungkin akan banyak pertanyaan di kepala Ibu. Gunakan panduan makanan bayi ini untuk mengetahui lebih banyak mengenai makanan padat dan ketahui manfaatnya untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi.

Q: Apa itu prebiotik? Dan bagaimana bayi bisa mendapatkannya?

A: Prebiotik adalah bahan baku makanan yang tidak dapat dicerna, yang menstimulasi perkembangan dan aktivitas dari bakteri baik pada sistem pencernaan—di mana 70% dari sistem imun si kecil terdapat di sini. Bakteri baik ini melawan bakteri jahat, yang berkontribusi pada kesehatan tubuh si kecil, ini juga dapat membantu perkembangan sistem pertahanan tubuhnya. Perkembangan sains menjelaskan bahwa prebiotik dapat mendukung perkembangan sistem imun bayi. Prebiotik terdapat di ASI.

Q: Apa manfaat lemak untuk perkembangan otak si kecil?

A: Percaya atau tidak, 60% kandungan otak si kecil adalah lemak. Lemak tak jenuh ganda dari makanan yang Ibu konsumsi memberikan asam lemak seperti DHA dan ARA, yang membantu perkembangan otak si kecil selama masa kehamilan dan pada satu tahun pertamanya. Sementara ini memang belum ditetapkan berapa banyak kebutuhan DHA harian, namun para ahli di bidang nutrisi merekomendasikan para ibu hamil dan ibu menyusui untuk mengonsumsi 200-300 mg DHA setiap hari.

Q: Kenapa kebutuhan nutrisi bayi prematur itu berbeda?

A: Bayi prematur biasanya terlahir dengan berat badan rendah. Selama di rumah sakit, mereka juga biasanya lebih rentan mengalami masalah pencernaan dibandingkan bayi yang lahir sesuai jadwal, dan biasanya bayi prematur harus makan lebih sering. Biasanya dokter akan menyarankan Human Milk Fortifier kuntuk memberikan si kecil protein, vitamin, kalsium dan nutrisi ekstra yang ia butuhkan di tahap awalnya.

Q: Apa saja manfaat DHA?

A: DHA adalah asam lemak omega-3. Sangat penting untuk bayi yang sedang tumbuh mendapatkan asupan DHA yang cukup untuk membantu perkembangan otak, mata juga sistem imunnya selama di dalam kandungan dan setelah lahir, Ibu hamil dan ibu menyusui harus mengonsumsi 1.3-1.4 gram asam lemak omega-3 seperti DHA dan ARA setiap hari untuk mendukung kebutuhannya.

Q: Bayi gumoh banyak saat makan. Saya khawatir ia tidak mendapatkan nutrisi yang cukup.

A: Gumoh sedikit merupakan hal yang alami. Beberapa bayi akan gumoh saat mereka makan terlalu banyak banyak, atau saat ia bersendawa. Jika si kecil sering gumoh, mungkin ibu dapat berkonsultasi dengan dokter untuk tips mengatasinya.

Q: Si kecil suka mengambil makanan dari piring saya. Apakah ia sudah siap untuk makanan padat?

A: Matanya mungkin tertarik dengan makanan padat, namun belum tentu sistem pencernaannya sudah siap. Hingga ia telah berusia enam bulan, hampir semua bayi hanya dapat mengonsumsi ASI. Pada usia ini, kemampuan mengunyah makanan mungkin sudah siap untuk sereal beras yang terfortifikasi zat besi. Hingga saat itu tiba, jauhkan makanan Ibu dari jangkauannya.

Q: Apa itu protein utuh?

A: Protein utuh adalah protein yang belum dipecah. ASI memiliki whole whey dan protein kasein di dalamnya. Jika si kecil memiliki masalah intoleransi, ia mungkin akan terbantu dengan nutrisi dengan kadar laktosa rendah atau dengan protein yang sudah dipecah.

Q: Saat bayi mulai mengonsumsi makanan padat, seberapa banyak ia harus diberikan?

A: Untuk 6 bulan pertama, ASI akan memberikan si kecil kalori dan nutrisi yang dibutuhkan. Saat sistem pencernaan dan kemampuannya mengunyah sudah semakin siap, konsultasikan pada dokter untuk mulai memberikannya sereal beras. Beberapa sendok di tahap awal, lalu tambahkan lagi ditahap berikutnya dan diberikan beberapa kali dalam sehari. Pada umumnya ini adalah cara terbaik untuk memperkenalkan makanan baru dalam satu waktu dalam beberapa minggu, untuk melihat apakah ada reaksi alergi.

Q: Apa benar bahwa bayi sebaiknya tidak mengonsumsi madu?

A: Ya, bayi sebaiknya tidak mengonsumsi madu hingga menginjak usia satu tahun. Madu dapat menyebabkan botulisme, salah satu jenis keracunan makanan yang berat.

Q: Apa manfaat zat besi untuk bayi?

A: Zat besi adalah nutrisi yang penting, berapapun usia Anda. Zat besi adalah bagian penting dari hemoglobin, yang merupakan pengantar utama oksigen di dalam sel darah merah. Zat besi sangat penting untuk perkembangan psikomotorik dan mental bayi dan balita.

Q: Balita saya yang berusia 3 tahun mengonsumsi 2% susu. Kenapa bayi saya yang berusia 6 bulan membutuhkan lebih banyak lemak?

A: Perkembangan sel otak akan mulai melambat pada usia sekitar 2 tahun, jadi balita Ibu tidak membutuhkan nutrisi otak sebanyak yang dibutuhkan oleh bayi Ibu. ASI dan susu formula memberikan nutrisi untuk perkembangan otak bayi, seperti DHA dan ARA.

Q: Apakah bayi membutuhkan suplemen vitamin?

A: Secara umum bayi mendapatkan semua nutrisi yang ia butuhkan dari ASI. Saat bayi sudah menjadi balita (dan mulai memilih-milih makanan), mungkin Ibu perlu berkonsultasi dengan dokter mengenai suplemen vitamin untuk memastikan ia mendapatkan semua nutrisi yang dibutuhkan.

Jika membutuhkan bantuan, Ibu dapat menghubungi Enfa A+ Smart Center Via Live Chat & Whatsapp di 08777700253 untuk berkonsultasi lebih jauh mengenai berbagai informasi penting seputar panduan makanan bayi, dan dapatkan info yang ibu butuhkan.