Perkembangan Emosi Balita

Saat perkembangan emosi balita berlangsung, Ibu akan dapat melihat lebih banyak bukti dari bentuk emosional jangka panjangnya dan akan seperti apa ia nantinya. Ini akan membutuhkan pendekatan berbeda dalam pengasuhan untuk menyesuaikan terhadap sikap balita yang sulit.

Banyak ilmuwan yang sepakat bahwa sikap emosional terbentuk dengan beberapa aspek berbeda dari tingkat emosi/pemarah, aktifitas/energi, kemampuan bersosialisasi, perhatian dan ketekunannya. Studi pada anak kembar identik menunjukkan bahwa sikap emosional memiliki pengaruh genetik. Misalnya, beberapa anggota keluarga akan menunjukkan gaya atau sikap yang mirip, seperti memiliki energi yang tinggi.

Yang pasti, bayi tersebut mulai memiliki perilaku berbeda satu sama lain ketika balita. Saat mereka menjadi balita, peneliti mulai menemukan bukti adanya pengaruh terhadap emosi anak dari riwayat keluarga. Sikap yang paling dipengaruhi oleh faktor keluarga adalah tingkat aktivitas dan emosi negatif/pemarah. Meskipun beberapa elemen emosi itu karena faktor keturunan tidak ada jaminan bahwa sikap emosi akan muncul pada semua anak di suatu keluarga atau di generasi berikutnya. Dan Ibu harus ingat bahwa pengalaman dapat berpengaruh banyak! Pada umumnya, apa yang menjadi penyebab kemarahannya yang paling tinggi, akan sangat berisiko untuk perkembangan emosi si Kecil dalam jangka panjang.

Jika si kecil menunjukkan tanda “emosi yang menantang” sebaiknya Ibu bersabar. Pengasuhan yang sensitif dan fleksibel dapat membantu balita menjadi lebih baik dalam mengendalikan emosinya. Selain itu, pengalaman yang mendukung juga berkontribusi pada sikap kita.

Referensi:

Campbell SB. Behavior Problems in Preschool Children. New York, NY: Guilford Press; 2002.
Thomas A, Chess S. Temperament and Development. New York, NY: 1977.
Brunner/Mazel, Mangione P. Flexible, Fearful, or Feisty. Child Care Video Magazine. Sacramento, CA; 1990.
Schaffer RH. Social Development. Far West Laboratory for Educational Research and Development: London UK: Blackwell; 1998.