Selama masa transisi dari bayi hingga balita, ada banyak perubahan yang terjadi dengan anak. Otak bereaksi melalui 100 triliun sinapsis yang memampukan anak untuk melakukan aktivitas kompleks dan tugas-tugas baru yang menarik, mulai dari berjalan, melompat, memanjat, mendengarkan hingga berbicara. Untuk membantu proses tumbuh dan kembang ini, anak membutuhkan asupan nutrisi dan gizi yang cukup, salah satu yang paling penting adalah Omega 3. Ibu mungkin pernah mendengar tentang Omega 3 dan betapa pentingnya bagi tumbuh kembang anak. Namun, apa sebenarnya Omega 3 itu dan bagaimana agar si kecil mendapatkan Omega 3 yang cukup?

Apa itu sebenarnya Omega 3 dan apa manfaatnya bagi anak?

Omega 3 adalah jenis lemak tidak jenuh yang tidak dapat diproduksi oleh tubuh. Omega 3 sendiri merupakan komponen dasar pada struktur otak dan retina manusia. Pada sel otak dan retina manusia ada banyak komponen, namun komponen yang terbanyak adalah Omega 3, yang ditemukan sebanyak 40% pada otak dan 60% pada retina, dimana keduanya adalah komponen utama otak yang memainkan peran penting untuk transmisi data antar sel-sel otak. Oleh karena itulah, omega 3 dikenal sebagai nutrisi yang memainkan peranan penting dalam perkembangan utama otak, terutama pada 3 tahun pertama dimana perkembangan otak sedang mencapai titik pesatnya hingga 85%.

Tubuh tidak dapat membuat Omega 3 sendiri

Omega 3 memainkan peranan yang penting bagi perkembangan sel-sel otak anak. Dikarenakan omega 3 tidak dapat diproduksi sendiri oleh tubuh, maka anak harus mendapatkannya dari luar. Ketika masih janin, anak menerima asupan Omega 3 dari Ibu melalui tali pusar dalam kandungan, dan ketika lahir, ia akan menerimanya melalui ASI yang diberikan Ibu. Namun, tentu saja ketika anak sampai pada tahap tertentu dimana ia harus memakan makanan sendiri, asupan makanan dengan gizi seimbang diperlukan agar ia tetap menerima nutrisi Omega 3. Sumber makanan yang mengandung omega 3 tinggi antara lain berasal dari ikan seperti salmon atau tuna. Telur dan daging juga mengandung omega 3 dalam proporsi yang lebih kecil.

Omega 3 membantu koneksi sel-sel otak yang lebih cepat

Omega 3 merangsang kinerja Myelin Sheath yang merupakan insulator arus listrik dalam otak yang berperan dalam dalam menerima dan mengirim sinyal antar sel otak agar dapat bekerja secara lebih cepat. Hal ini membantu otak anak agar dapat membangun komunikasi yang efektif antar neuron dan juga meningkatkan koneksi dan komunikasi antar sel otak. Semakin cepat koneksi antar sel otak, maka anak semakin cepat juga proses belajar si kecil.

Dengan adanya jumlah Omega 3 yang besar pada otak akan menyebabkan sel-sel otak mengembang dan menjadikan permukannya berigi, sehingga membantu menambah ruang penyimpanan pada otak. Jumlah serat otak dan titik koneksi juga akan meningkat, sehingga menjadikan kecerdasan anak dan kemampuan belajarnya semakin efektif.

Selain itu, ketika Omega 3 masuk ke otak, Omega 3 juga turut membantu memperkuat perkembangan ujung syaraf yang disebut dengan Dendrit, yang berperan dalam mengirimkan sinyal dan komunikasi antar neuron sehingga memperkuat memori dan pembelajaran anak.

Tahukah Ibu, Omega 3 dengan kualitas yang berbeda, memiliki hasil yang berbeda pula

Kandungan omega 3 terbaik sebenarnya terdapat dalam ASI Ibu. Tetapi, apabila Ibu tidak dapat menyusui, maka Ibu perlu memberikan susu formula yang mengandung Omega 3 tinggi sehingga membantu perkembangan otak dan pembelajaran anak. Namun, kualitas Omega 3 yang berbeda, akan memiliki hasil yang berbeda pula. Ibu harus memilih Omega 3 yang terbaik untuk anak agar memiliki efek yang lebih baik bagi perkembangan otak anak.

Dari penjelasan di atas, Ibu dapat melihat bahwa Omega 3 sangat penting peranannya sebagai formula yang dapat membantu perkembangan otak. Oleh karena itu, penting sekali bagi si Kecil untuk menerima Omega 3 yang memadai, baik dari ASI maupun dari susu formula (jika Ibu tidak dapat menyusui).

 

 

Reference:

- Why DHA is the Food that Help Nourish Brain Benefit of DHA that You Should Know for Your Baby Development

https://www.enfababy.com/Child-development/Breastfeeding/Breastmilk-Golden-milk/DHA-brain-development?utm_source=GWT&utm_medium=GWT_GumBanner&utm_campaign=GamCampaign

- Toddler Food Guide & FAQ

(https://www.enfamil.com/articles/toddler-food-guide-and-faq

- Key Nutrients for Your Toddler: 1 to 3 Years

(https://www.enfamil.com/articles/key-nutrients-your-toddler-1-3-years?li_source=LI&li_medium=article-widget)

- Important Toddler Nutritional Needs

(https://www.enfamil.com/articles/toddler-nutritional-needs