Bagi ibu hamil yang jarang melakukan olahraga, mungkin bingung harus bagaimana memilih olahraga hamil yang tepat. Jangan khawatir, ternyata 5 hal ini termasuk sebagai olahraga yang memberikan manfaat untuk kehamilan Ibu, lho!

Manfaat olahraga untuk ibu hamil

Rutin berolahraga ternyata bisa memberikan banyak manfaat untuk kesehatan Ibu dan si Kecil dalam kandungan. Beberapa manfaat olahraga hamil antara lain:

  • Meningkatkan daya tahan tubuh selama kehamilan
  • Melancarkan peredaran darah
  • Mengencangkan otot panggul agar persalinan lebih mudah
  • Melatih pernapasan
  • Melancarkan suplai oksigen untuk janin
  • Mengurangi risiko preeklampsia dan darah tinggi
  • Mengurangi stress

Namun sayangnya, masih banyak ibu hamil yang mengesampingkan aktivitas olahraga. Padahal, olahraga hamil bisa Ibu lakukan sendiri lho di rumah!

Selain mudah, kelima hal ini juga gratis. Yuk, coba sekarang, Bu!

5 olahraga hamil yang bisa dilakukan di rumah

1. Berjalan kaki

Manfaatkan waktu menghirup udara segar di pagi hari sambil berjalan kaki. Sesekali, ajak Ayah untuk bersama-sama melakukan hal ini, ya.

Dilansir dari HuffPost, sudah banyak penelitian yang menyebutkan bahwa berjalan kaki juga bisa mengurangi ketegangan serta menghilangkan stress. Selain itu, berjalan kaki juga bisa mengurangi risiko penyakit jantung, lho.

2. Senam hamil

Tertarik melakukan senam hamil namun tidak memiliki kesempatan untuk bergabung dengan kelas tersebut? Ibu bisa melakukannya sendiri di rumah, kok! Putar video tutorial senam hamil yang bisa Ibu lansir di internet. Pastikan sumber yang Ibu pilih aman dan kredibel, ya.

Ikuti langkah demi langkah tutorial yang dianjurkan, dan pastikan semua gerakannya aman untuk Ibu lakukan. Langkah ini juga bisa menjadi momen Ibu relaksasi, agar kesehatan tubuh dan pikiran bisa sama-sama seimbang.

3. Yoga hamil

Sama seperti melakukan senam hamil di rumah, Ibu juga bisa meniru tutorial yoga hamil. Jika Ibu memilih yoga hamil, fokuskan pada latihan pernapasan. Hal ini sangat berguna untuk proses persalinan nanti.

Pada dasarnya, yoga akan jauh lebih nyaman jika dipandu dengan ahlinya. Namun, jika memang tidak memungkinkan, Ibu tetap bisa melakukannya sendiri di rumah berdasarkan panduan yang ada.

Jangan lupa siapkan matras untuk alas Ibu melakukan yoga di rumah, ya.

4. Pilates

Jika yoga fokus pada ketenangan dan mengatur pernapasan, pilates bisa menjadi pilihan Ibu jika ingin fokus terhadap optimalisasi postur tulang belakang.

Kehamilan mungkin saja merubah postur tubuh Ibu, hingga menyebabkan sakit punggung yang berkepanjangan. Nah, pilates sangat dianjurkan bagi ibu hamil untuk mengatasi hal ini.

Jika Ibu melakukan pilates di rumah, pastikan Ibu memahami gerakan-gerakannya terlebih dahulu. Ibu bisa menggunakan buku atau video sebagai panduan. Siapkan juga alat bantu pilates seperti matras atau bola, ya.

5. Latihan beban ringan

Ibu hamil memang tidak disarankan memanggul beban yang terlalu berat. Tapi, untuk mengencangkan otot di bagian tubuh tertentu seperti paha, lengan, serta punggung, ibu hamil dianjurkan melakukan gerakan rutin yang melibatkan bagian tubuh tersebut.

Latihan beban yang dianjurkan ibu hamil harus yang benar-benar ringan, ya, yaitu tidak lebih dari 2 kg. Beban juga dibawa paling lama 10 menit.

Bingung mencari alternatif olahraga ini? Gampang, Bu! Ibu bisa beres-beres kamar atau lemari baju. Hitung-hitung, sambil mempersiapkan perlengkapan si Kecil nanti, kan? Yuk, coba!

Jangan lupakan ini saat olahraga hamil

Demi kenyamanan dan keamanan Ibu, jangan lupa memperhatikan hal penting saat melakukan olahraga hamil:

  • Selalu konsultasikan ke dokter setiap olahraga yang Ibu lakukan
  • Imbangi dengan minum air putih yang cukup sebelum dan setelah olahraga agar tidak dehidrasi
  • Jika olahraga yang dipilih membutuhkan panduan, cari panduan dari sumber yang kredibel
  • Jaga kebersihan tubuh setelah berolahraga, sebab keringat yang tidak dibersihkan bisa menyebabkan tumbuhnya bakteri pada tubuh

Untuk memaksimalkan kebersihan tubuh Ibu selepas berolahraga, Ibu disarankan untuk mandi. Terlebih lagi jika tubuh Ibu berkeringat cukup banyak.

Gunakan Sabun Cair Anti Bakteri Dettol Sensitive untuk membunuh kuman dan bakteri yang menempel di tubuh Ibu. Dengan formula pH-Balanced, produk ini cocok digunakan untuk semua jenis kulit termasuk jenis kulit sensitif.

Masih percaya dengan peribahasa bersih pangkal sehat kan, Bu? Kebersihan Ibu saat hamil, juga berpengaruh pada kesehatan si Kecil saat lahir nantinya. Jadi, pastikan Ibu selalu siap sedia Dettol di rumah, ya.

Selamat mencoba!