Setelah sembilan bulan Ibu merawat dan menjaga si Kecil di dalam kandungan, kini tibalah saatnya memasuki masa persalinan. Karena itu, tentu Ibu akan mempersiapkan persalinan dengan sebaik-baiknya, termasuk memilih metode persalinan yang tepat bagi si Kecil. Sekarang ini, ada beberapa metode melahirkan baru yang mulai populer: water birth dan  lotus birth. Namun, apa itu water birth dan lotus birth dan apakah metode persalinan ini tepat bagi Ibu dan si Kecil?

Apa itu water birth?

Water birth adalah proses persalinan yang dilakukan di dalam kolam air hangat, yang biasanya merupakan sebuah kolam tiup yang cukup besar untuk Ibu melakukan persalinan. Metode ini menjadi pilihan yang tepat untuk merasakan manfaat dari hidroterapi.

Keuntungan melakukan water birth:

Menurut American College of Obstetricians and Gynecologists, proses persalinan dengan metode water birth dapat mempersingkat durasi proses persalinan. Ibu pun menjadi lebih rileks dan tidak stress saat proses persalinan. Selain itu, metode ini juga dapat mengurangi kebutuhan penggunaan pereda nyeri tulang belakang.

Risiko dari water birth

Water birth direkomendasikan untuk persalinan di minggu ke-37 hingga minggu ke-41 kehamilan. Water birth tidak direkomendasikan untuk Ibu yang memiliki 2 kali atau lebih riwayat persalinan  dengan operasi sesar. Adapun risiko untuk si Kecil ketika ia lahir di dalam air, ada percikan air yang masuk ke pernafasannya dan percikan air tersebut dapat mengandung bakteri Legionella yang bisa menyebabkan demam, batuk dan pneumonia. Selain itu, risiko lainnya adalah:

  • Kesulitan mengatur suhu tubuh si Kecil
  • Kemungkinan kerusakan tali pusar
  • Gangguan pernafasan pada si Kecil
  • Asfixsia dan kejang

Apa Itu lotus birth?

Lotus birth adalah metode persalinan di mana setelah si Kecil lahir, tali pusarnya sengaja tidak dipotong untuk mempertahankan hubungan plasenta dengan si Kecil. Tali pusar ini dibiarkan hingga terlepas sendiri secara alami yang biasanya terjadi dalam waktu 3 sampai 10 hari.

Keuntungan lotus birth

Para praktisi lotus birth menyatakan bahwa terdapat beberapa manfaat dari lotus birth, antara lain:

  • Memberikan transisi yang lembut untuk si Kecil dari saat masih di dalam kandungan hingga sudah berada di dunia
  • Peningkatan darah dan makanan untuk si Kecil dari plasenta
  • Mengurangi cedera pada perut
  • Sebagai ritual spiritual untuk menghormati kehidupan bersama si Kecil dan plasentanya

Belum ada penelitian yang membuktikan ketiga manfaat teratas karena darah yang mengalir melalui plasenta untuk si Kecil bersumber dari Ibu. Maka ketika proses persalinan sudah terjadi, plasenta pun sudah tidak berada dalam tubuh Ibu sehingga nutrisi yang mengalir juga sudah terputus.

Namun, lotus birth bisa disarankan ketika Ibu melahirkan saat sedang terjadi bencana, seperti banjir atau kondisi di mana Ibu tidak bisa ke rumah sakit. Ibu lebih baik tidak memotong tali pusar si Kecil sendiri sampai bisa bertemu dengan dokter supaya tidak menimbulkan infeksi atau risiko dan komplikasi pada si Kecil.

Risiko dari lotus birth

Ketika plasenta keluar dari tubuh Ibu bersamaan dengan si Kecil, aliran darah pun berhenti sehingga plasenta menjadi jaringan mati dan mudah menjadi infeksi. Karena plasenta masih terhubung dengan si Kecil, infeksi tersebut bisa mengenai si Kecil.

 

Sumber:

https://www.healthline.com/health/pregnancy/water-birth#risks

https://www.healthline.com/health/pregnancy/lotus-birth