• Produk Kami
    • Enfagrow A+ MFGM Pro
    • Enfagrow A+ Gentle Care
    • Enfagrow Essential
  • Artikel
    • Kehamilan & Menyusui
    • Tumbuh Kembang Anak
    • Pencernaan
  • Event dan Promosi

Siapkan Si Kecil Jadi Brilliant di Era AI melalui Critical Thinking

Siapkan Si Kecil Jadi Brilliant di Era AI melalui Critical Thinking

Mom, apakah si Kecil sedang hobi bertanya "Kenapa?" untuk segala hal? Jangan lelah menjawab ya, Mom. Sebab, rasa ingin tahu yang tinggi adalah fondasi utama dari kemampuan critical thinking atau berpikir kritis. Di era kecerdasan buatan (AI) yang semakin berkembang pesat, kemampuan ini menjadi skill yang tak tergantikan oleh mesin.

Menurut laporan dari World Economic Forum (2023), critical thinking dan rasa ingin tahu adalah keterampilan paling krusial untuk masa depan. Salah satu riset dalam jurnal Learning and Instruction (2021) juga menyebutkan bahwa ciri critical thinking pada si Kecil melibatkan kemampuan menganalisis informasi, mengenali pola, serta memecahkan masalah secara mandiri.

Untuk itu, penting sekali mengasah berbagai aspek critical thinking, seperti dengan memaparkan si Kecil pada hal-hal yang memantik pertanyaan-pertanyaan tak terduga serta mendorongnya mencari dan mengimplementasikan solusi dari sebuah masalah. Critical thinking membantu si Kecil menghubungkan informasi-informasi yang ia miliki untuk memecahkan masalah secara kreatif dan mandiri. Berikut stimulasi yang tepat untuk mengasah kemampuan critical thinking si Kecil:

  • Fase Toddler (1-3 tahun): Ajak si Kecil bermain "harta karun" seperti mencari mainan di dalam bak pasir atau kolam bola. Mom juga bisa mendaftarkannya ke kelas sensori untuk memicu logika sebab-akibat melalui tekstur dan warna.

  • Fase Pra-sekolah (3-5 tahun): Lakukan eksperimen sains sederhana di rumah, seperti mencampur warna. Lengkapi juga dengan kursus junior robotic atau junior STEAM untuk melatih logika dan struktur berpikir.

  • Fase Sekolah (6-7 tahun): Gunakan open-ended questions (pertanyaan terbuka) saat berdiskusi, misalnya: "Bagaimana menurutmu jika...?". Mom juga bisa mengikutkan si Kecil ke kursus logical math, yaitu metode belajar matematika yang fokus pada nalar dan logika pemecahan masalah, bukan sekadar menghafal rumus. Kelas coding for kids juga dapat menjadi pilihan kegiatan yang dapat melatih si Kecil untuk berpikir sistematis.

Kemampuan berpikir yang matang membuat si Kecil tumbuh dan siap bersaing di era AI yang makin pesat. Untuk itu, optimalkan kecerdasan si Kecil yang brilliant dengan terus mengasah kemampuan ini ya, Mom. Pastikan juga penuhi kebutuhan nutrisi si Kecil dengan makanan bergizi seimbang agar perkembangan otaknya optimal. Salah satu nutrisi yang penting untuk dukung perkembangan otak adalah DHA. Mom bisa lengkapi kebutuhan DHA si Kecil dengan memberikan susu pertumbuhan tinggi DHA seperti Enfagrow A+ MFGM Pro.

Referensi: 

  • Li, S., Ren, X., Schweizer, K., Brinthaupt, T. M., & Wang, T. (2021). Executive functions as predictors of critical thinking: Behavioral and neural evidence. Learning and Instruction, 71, 101376. 

  • World Economic Forum. (2023). The Future of Jobs Report 2023. Retrieved from https://www.weforum.org/publications/the-future-of-jobs-report-2023/

  • Terms & Conditions
  • Cookie Policy
  • Privacy Policy
© 2025 Enfa Indonesia • Copyright
  • tiktok