Siap untuk MPASI atau penyapihan bayi terhadap ASI? Atau setidaknya siap untuk mulai memikirkan hal ini? Berikut adalah panduan penyapihan yang sebaiknya Ibu ketahui:

1. Tahu kapan untuk memulai MPASI

Terkadang si kecil kehilangan minatnya untuk disusui dengan sendirinya, misalnya ketika belajar jalan lebih menarik perhatiannya. Biarkan si kecil yang memutuskan. Dan coba untuk tidak lakukan ini bersamaan dengan perubahan besar lainnya, seperti memindahkan atau memulai tempat penitipan anak yang baru.

2. Coba berikan secara perlahan

Mulai memberikan si kecil susu di botol dengan diawali menyusuinya sebentar, hanya satu kali sehari, biasanya pada saat makan yang si kecil tidak terlalu tertarik. Kemudian, ganti pemberian makan dengan botol susu hingga seterusnya. Sekali ia menggunakan botol susu, Ibu dapat pindah ke susu formula. Transisi bertahap ini juga mencegah payudara Ibu ‘dikunyah’ oleh si kecil.

3. Buat ini jadi bagian dari aktifitas keluarga.

Karena Ibu adalah sang pembuat susu, maka si kecil akan bingung ketika ia mulai minum susu dari botol. Coba ajak ayah atau angota keluarga lain untuk mencontohkan ini lebih dulu. Hingga si kecil dapat memahami maksudnya.

4. Berikan yang terdekat dengan ASI.

Pilih susu formula yang dirancang setelah penyapihan ASI, dengan kandungan nutrisi seimbang, protein susu utuh, juga mengandung DHA dan ARA untuk mendukung perkembangan otak dan matanya. Jika ia sudah lebih tua dari satu tahun, Ibu dapat mengganti ke susu formula untuk balita yang mendukung perkembangannya dengan nutrisi yang mungkin tidak dapat diberikan oleh makanan padatnya.

5. Evaluasi kesiapannya untuk minum dengan gelas.

Bayi yang sudah cukup besar dan balita akan dapat minum dengan gelas. Jika si kecil masih berusia di bawah 7-8 bulan, yang terbaik adalah melakukan transisi dari payudara ke botol susu. Selain itu, pilih dot yang mirip dengan puting susu Ibu untuk mencegah kebingungan si kecil.

6. Biarkan si kecil jadi sendok takar Ibu.

Si kecil akan memberi tahu ketika ia sudah kenyang. Hampir semua bayi yang berusia 3 bulan atau lebih muda, meminum cairan sekitar 59-118 ml cairan susu formula setiap malan. Jika beratnya lebih dari 6.8 kg, ia bisa mengonsumsi lebih dari 177 ml cairan setiap makan.