Kenapa si kecil tiba-tiba seperti takut orang baru?

Ibu mungkin akan terkejut bila si kecil yang murah senyum, yang selama ini menjadi bintang tamu di acara-acara keluarga, tiba-tiba menolak menebar pesonanya bila berada di sekitar orang baru. Namun sebenarnya sebagian besar dari si kecil pada akhirnya akan melakukan hal ini. Selamat datang di masa kecemasan akan orang asing, atau stranger anxiety, suatu fase alami dari perkembangan sosial yang dimulai di sekitar bulan ke-6 sampai ke-9.

Si kecil belajar mengenali siapa saja orang tuanya dan siapa saja figur-figur penting lain dalam hidupnya sejak usia dini. Awalnya ia menunjukkan rasa senangnya tiap kali Ibu muncul, tetapi begitu jugalah reaksi yang ia berikan kepada orang-orang lain. Sekarang,  dengan semakin lekatnya ia pada Ibu, si kecil akan semakin diskriminatif terhadap orang yang bukan Ibu.

Pada awalnya, si kecil mungkin akan terlihat lebih waspada ketika berhadapan dengan orang asing. Ia mungkin juga menjadi lebih diam, dan lebih mengawasi segala sesuatu. Kemudian ia mungkin akan ‘mogok’ atau menolak bila ada orang asing yang menghampirinya terlalu dekat, mencoba untuk bermain dengannya atau menggendongnya. Stranger anxiety kemudian dapat meningkat sampai benar-benar menjadi suatu penolakan, dengan si kecil menangis atau protes dengan keras kepada orang selain Ibu, bahkan pada saat Ibu juga berada di sana.  

Stranger anxiety adalah salah satu dari beberapa tahap tumbuh kembang dalam aspek emosional besar pertama bagi si kecil. Memang tidak semua anak mengalami kecemasan ini secara signifikan, namun sebagian besar menunjukkan kecemasan ini sampai batas tertentu, dimulai di paruh kedua dari tahun pertamanya. Bagi banyak anak, ini merupakan fase yang pendek, namun untuk beberapa anak lainnya hal ini bisa terus bertahan sampai dengan masa batita.

Ibu tidak dapat memaksa si kecil untuk menjadi supel, dan bukan merupakan ide baik juga untuk mencobanya. Ibu justru perlu menghargai tanda-tanda kematangan perkembangannya ini. Jangan paksa ia untuk tersenyum dan berinteraksi, karena usaha ini hanya akan sia-sia saja. Lebih baik, berikanlah ia sedikit ruang dan waktu, maka ia akan menghangat dan menganggap orang asing tersebut sebagai seorang teman.

Fase perkembangan ini berbeda dari rasa malu. Merasa malu di sekitar orang asing adalah sifat kepribadian yang lebih mungkin untuk terus dimiliki si kecil bahkan setelah fase stranger anxiety ini berlalu.