Ibu bisa mendukung perkembangan kognitif balita hanya dengan mengajaknya bermain. Hal ini bisa jadi menyenangkan juga untuk Ibu. Namun apa pun yang Ibu lakukan, ingatlah untuk selalu memberikannya pujian dan tidak apa-apa untuk melakukan kesalahan.

Bacakan cerita untuk si kecil setiap hari.

Bahkan hanya dengan membacakan cerita selama 5-10 menit, si kecil bisa mempelajari kata-kata saat mendengar Ibu mengucapkannya. Bacakan benda-benda yang ada di buku dan biarkan si kecil menunjuk gambarnya.

Jelaskan berbagai hal ketika mereka sedang terjadi.

Jadikan ini untuk membuka percakapan, dan dengarkan ketika si kecil berbicara.

Bermain cilukba.

Si kecil benar-benar percaya dia tidak terlihat ketika ia menutup matanya dengan tangan. Menyenangkan bukan?

Minta si kecil menemukan berbagai benda.

Ibu akan terkejut seberapa banyak yang dia tahu.

Perluas kata-katanya.

Jika si kecil mengucapkan “mobil”, ubah kata itu menjadi kalimat.

Tunjukkan wajah dari suara yang mengajaknya berbicara.

Ketika teman dan keluarga menelepon, tunjukkan foto mereka sehingga si kecil bisa melihat siapa yang mengajaknya berbicara.

Nyanyikan lagu untuk si kecil.

Bermain permainan edukatif untuk balita, seperti permainan mengenal anggota tubuh.

Bermain dengan balok.

Cara yang baik untuk belajar mengenai sebab dan akibat.

Perkenalkan si kecil dengan lingkungan baru.

Taman bermain baru, pasar swalayan, atau ruang membaca anak di perpustakaan.

Bereksperimen dengan krayon.

Bantu si kecil mewarnai dengan krayon di atas kertas, dan pastikan kalau krayon bukan untuk dimakan.

Berikan si kecil pilihan.

Tapi jangan terlalu banyak!