Waktu baru lahir, bayi baru bisa bergerak mengikuti refleks. Tapi lihatlah ia sekarang. Ia sudah bisa melambaikan tangannya, tertawa, bernyanyi, mengobrol, dan bergerak tanpa henti seiring dengan perkembangan fisiknya. Tubuh kita terus mengalami perubahan, namun perubahan paling besar terjadi pada empat tahun pertama.

Perkembangan Otot Besar

Jika si kecil belum mulai berjalan, sebentar lagi ia akan mulai melakukannya. Dan jika ia sudah mulai, ia tidak akan berhenti. Pada awalnya, langkahnya mungkin masih akan sedikit goyah. Karena itu, pastikan si kecil memiliki tempat yang aman untuk latihan berjalan. Kemuian ketika ia sudah merasa lebih yakin dengan dirinya, ia akan mulai bisa melompat dan menaiki satu anak tangga sambil berpegangan, atau memanjat kursi pendek. Ia mungkin akan mengulang hal ini hingga 20 kali. Semua ini tidak apa-apa selama ia aman.

Pada bulan-bulan berikutnya, keseimbangan berjalannya akan membaik dan ia akan mencoba memanjat apa pun yang terlihat bisa dipanjat. Tapi meskipun ia bisa memanjat dengan mudah, turun akan lebih sulit untuknya. Jadi pastikan Ibu bisa membantunya. Jika si kecil ingin turun tangga, pastikan tangga memiliki pegangan. Anak usia dua tahun senang berlari-lari di lapangan terbuka, seperti lapangan parkir. Namun mereka belum bisa melihat bahaya. Jadi, Ibu harus ekstra hati-hati.

Perkembangan Otot Kecil

Sebentar lagi, si kecil sudah akan bisa bermain balok, mencoret-coret, dan bermain pegboard. Dan dalam beberapa bulan, ia mungkin akan mencoba menggambar lingkaran atau garis vertikal, kemungkinan menggunakan krayon yang dipegang di antara jari-jarinya. Jika si kecil ingin, berikan ia krayon berukuran besar dan lembaran kertas untuknya mencoret-coret. Hal ini baik dilakukan untuk memperbaiki koordinasi mata-tangan dan atensi visual.

Bagaimana Nutrisi Dapat Membantu Perkembangannya?

Tanpa nutrisi yang tepat, otot si kecil bisa menjadi lemah dan lambat berkembang. Anak-anak membutuhkan makan lebih sering dari orang dewasa untuk memenuhi kebutuhan pertumbuhannya yang pesat. Pastikan si kecil mendapatkan makanan dengan nutrisi penuh dan seimbang seperti Protein, Zat Besi, Kalsium, Vitamin A,  Vitamin C, Vitamin B6 & B12.