Pada usia balita, perkembangan bahasa sangat berbeda antara masing-masing anak. Balita umumnya memahami lebih banyak kata daripada yang bisa mereka ucapkan. Pada tahap perkembangan ini, umumnya balita menggunakan kata-kata yang berhubungan dengan dirinya dan berbicara dalam kalimat-kalimat pendek.

Saat langkah si Kecil sudah mantap, Ibu akan terkejut betapa si kecil banyak bicara. Perlu diingat adanya perbedaan antar balita dalam hal pemahaman kata. Tahap perkembangan bahasa pada usia balita meliputi:

  • Membedakan kata

  • Memahami kata-kata orang lain

  • Membentuk kata

  • Belajar bahwa beberapa hal yang terlihat mirip memiliki nama yang berbeda, seperti “cangkir” dan “gelas”

  • Mengikuti instruksi sederhana

  • Dalam berkomunikasi, balita sering menggunakan gerakan seiring dengan kata-katanya 

Perkembangan Bahasa Balita

Komunikasi balita sangat bervariasi dalam hal jumlah kata yang mereka pahami dan kapan mereka berbicara. Balita umumnya mengerti lebih banyak kata daripada yang dapat mereka ucapkan. Pada usia 12 bulan, rata-rata mereka memahami 20-30 kata, dan bisa mengucapkan 3-4 kata.

Pada usia sekitar 18 bulan, terjadi lonjakan dalam bahasa lisan, yang biasanya meliputi kata-kata yang mengacu pada dirinya, seperti “aku” dan “milikku”. Si kecil akan mendapatkan banyak hal dari kata-kata ini, bersama dengan teriakan kata “Tidak!” ketika dia marah. Kalimatnya juga meningkan menjadi 2-4 kata, seperti “Ibu pergi”, “Aku mau jus”, “Tidak mau naik mobil!” Gunakan buku tulis untuk mencatat setiap perkembangannya.

Bagaimana Nutrisi Dapat Membantu Perkembangannya?

Perkembangan bahasa mencakup penglihatan dan pendengaran yang baik. Si kecil juga harus sehat secara fisik sehingga dia bisa mempelajari bahasa, dan semuanya ini dapat didukung oleh nutrisi yang baik. Pastikan si kecil mendapatkan nutrisi seimbang dengan segala zat gizi yang dibutuhkannya, serta karbohidrat, lemak, protein, vitamin, dan mineral.