mengapa

Si kecil pada masa awal batita akan terus mengembangkan berbagai kemampuan yang telah mereka pelajari ketika mereka menginjak usia satu tahun, termasuk berjalan dan berbicara. Pada saat bersamaan, mereka juga akan mulai memandang diri mereka sebagai individu, terpisah dari Ibu. Untuk membantu si kecil dalam masa perkembangan ini, teruslah mendukungnya dengan kasih sayang, banyak interaksi, dan nutrisi yang terbaik.

Berikut ini adalah berbagai perkembangan lain yang akan Ibu lihat saat si kecil sudah memasuki masa balita ini.

Perkembangan Kognitif

Si kecil pada masa ini masih sibuk menjelajahi dunianya. Perkembangannya dalam hal rentang perhatian dan rasa ingin tahu akan memungkinkannya menghabiskan lebih banyak waktu untuk mempelajari bagaimana benda ini atau itu berfungsi. Bersiaplah karena ia akan melempar, merusak, menarik, membanting, mencari, menumpuk, dan meruntuhkan benda-benda yang menarik perhatiannya. Untungnya, ketertarikannya pada kegiatan yang lebih tenang juga akan muncul, ia akan senang melihat-lihat buku bergambar, baik seorang diri atau berdua dengan Ibu. Si kecil juga akan mulai mengerti kegunaan berbagai benda seperti sisir dan sendok. Mungkin ia akan menggunakan benda-benda ini saat bermain pura-pura, seperti menyisir bulu boneka hewannya atau pura-pura makan dan minum. Ia juga mengerti bahwa yang  ia lakukan bukan sungguhan, melainkan hanya untuk main-main.

Perkembangan Motorik

Kemampuan fisik si kecil pada usia ini sangat berbeda satu dengan yang lainnya. Di satu sisi, ada anak-anak yang masih hati-hati menjelajahi ruangan dengan berpegang pada perabotan yang ada, dan di sisi lain ada anak-anak yang sudah bisa berlari ke sana ke mari. Jadi bersiaplah untuk menghadapi segala kemungkinan. Sebagian besar anak sudah akan bisa mengoordinasikan pergerakan motorik halus mereka, sehingga mereka dapat melakukan hal-hal yang cukup rumit seperti melepas kaus kaki, menggunakan sendok, dan bahkan memegang krayon dan mulai mencorat-coret.

Perkembangan Komunikasi

Bahasa adalah salah satu area dimana perkembangan satu si kecil dengan yang lainnya berbeda-beda. Kebanyakan dari mereka sudah bisa mengingat beberapa kata. Dan kata-kata ini sering mereka gunakan. Contohnya, dengan menyebut satu kata “jus”, bisa berarti bermacam-macam tergantung dari konteksnya: “Aku mau jus lagi,” “Aku menumpahkan jus,” atau jika Ibu sedang berada di supermarket, “Ayo beli jus!” . Ketika si kecil mendekati usia 18 bulan, ia akan lebih cepat mengingat kata-kata baru. Beberapa akan mulai menggunakan lebih dari satu kata seperti, “jusnya enak,” bahkan mungkin ada pula yang sudah dapat merangkai beberapa kata yang hampir membentuk sebuah kalimat, “Aku lihat kucing”.

Perkembangan Sosial

Seiring dengan berbagai perkembangan yang mengagumkan ini, akan muncul rasa frustasi. Si kecil mulai ingin melakukan hal-hal yang dilakukan oleh anak-anak yang usianya lebih tua, atau hal-hal yang ia pikir bisa ia lakukan. Tetapi sering kali ia belum mampu melakukannya atau hal itu bisa membahayakannya. Karena belum memiliki kemampuan untuk mengontrol emosinya dengan baik, kemungkinan besar ia akan menangis atau tantrum. Tantrum ini adalah bagian normal dari perkembangan, tetapi  akan lebih sering terjadi ketika si kecil merasa terlalu lelah atau lapar atau mengalami stress. Melakukan hal-hal sesuai jadwal dan mempertahankan sikap tenang akan sangat membantu. Selain itu, Ibu juga dapat menggunakan candaan atau mengalihkan perhatiannya  untuk membuatnya kembali tenang.