Mengapa si kecil seperti lebih tertarik pada tangannya dibandingkan dengan mainan-mainannya?  

Si kecil yang berusia tiga bulan memiliki ketertarikan akan banyak hal. Mereka menyerap segala hal di dunia sekitar mereka. Namun, bila menyangkut alat bermain, tangan adalah yang paling menarik untuk digunakan!

Si kecil menyadari keberadaan tangan mereka di awal kehidupan mereka, dan seringkali mencoba untuk menggerakkannya agar lebih dekat untuk mereka pelajari. Tapi sampai dengan usia sekitar 3-4 bulan, mereka belum memiliki kontrol gerak yang dibutuhkan untuk melakukan banyak hal. Sampai dengan titik ini, tangan mereka biasanya dalam keadaan tergenggam erat. Namun sekarang, dengan bertambah matangnya sistem syaraf si kecil, ia mulai memiliki kontrol yang lebih baik atas otot-otot tangan dan jarinya, serta ia mulai dapat membuka dan menutup  kepalan tangannya sesuai keinginan dan bahkan membuka lebar jari-jarinya. Si kecil dapat menggerakkan tangannya mendekat ke wajah dan mencoba untuk memasukkannya ke dalam mulutnya. Ia pun sangat senang karena tangan dan jarinya sangat mudah untuk ia temukan, persis berada dalam garis pandangnya yang sedang terus berkembang.

Walau demikian, untuk beberapa waktu tertentu kontrol atas tangan memang belum sempurna. Apabila Ibu menempatkan sebuah mainan genggam dalam telapak tangan si kecil, akan lebih mudah baginya untuk menggenggam dan memegang mainan tersebut, dibandingkan dengan melepaskannya. Ia mungkin akan menggoyang-goyangkannya, namun masih secara acak. Si kecil pun mungkin akan mencoba meraih mainan, walau belum bisa mengambil dan mengangkat mainan tersebut secara akurat dan baik. Pada usia 4 bulan, sebagian besar si kecil sudah dapat memasukkan jari atau ibu jari mereka secara mantap ke dalam mulutnya, dan bagi mereka, ini sangat membantu mereka untuk menenangkan dirinya sendiri.

Tangan adalah mainan yang paling disukai si kecil saat ini, namun bukan berarti ia tidak tertarik pada mainan lain, karena sebenarnya ia pun tertarik. Ibu juga akan menyadari bahwa, sejalan dengan pertumbuhan si kecil, beberapa kemampuan atau perkembangan tertentu akan terkesan seperti suatu hal yang utama untuk beberapa waktu, karena si kecil tengah memfokuskan dirinya untuk dapat menguasai hal-hal tersebut. Kemudian, hal yang tadinya sangat menakjubkan bagi si kecil, seperti tangan dan jari-jari, akan menjadi kuno dan membosankan, dan si kecil pun akan siap memasuki tahap berikut dari perkembangannya yang sangat pesat.