Salah satu kebahagiaan terbesar orangtua adalah saat melihat si kecil mengenal dunia sekitar. Namun Ibu bisa melakukan hal yang lebih dari sekedar melihat saja, yaitu dengan menjadi pembimbing dan guru untuk mendukung pembelajarannya. Berikut ini adalah beberapa kegiatan yang disarankan untuk membantu si kecil mengembangkan keterampilan baru.

Penglihatan
Si kecil bisa fokus dengan optimal pada orang-orang dan benda-benda yang berada di sekitarnya, seperti wajah Ibu saat memberinya makan. Mungkin Ibu juga akan melihat ia memperhatikan orang lain yang berada di dekatnya dan mengamati benda yang berwarna cerah saat benda tersebut bergerak. Seiring pertumbuhannya, kemampuan si kecil untuk fokus pada benda yang terletak lebih jauh akan meningkat.

Untuk mendorong perkembangan visual si kecil, Ibu dapat mengajaknya melakukan beberapa aktivitas berikut ini:

  • Gendong si kecil sehingga wajah Ibu berhadapan dengan jarak sekitar delapan inci dari wajahnya, kemudian berbicaralah dengan lembut padanya. Ketika si kecil mulai memperhatikan Ibu, gerakkan kepala Ibu perlahan dari satu sisi ke sisi lain sehingga ia akan mengikuti Ibu melalui gerakan matanya. Pandangan si kecil mungkin belum bisa mengikuti wajah Ibu yang  bergerak melewati sisi lain hidungnya sampai ia berusia lebih besar.
  • Pegang si kecil dalam posisi duduk dan lakukan kontak mata dengannya. Pastikan lampu tidak menyinari wajahnya secara langsung karena cahaya terang dapat menyebabkan iritasi pada bayi.
  • Tunjukkan pola hitam-putih sederhana selama beberapa minggu pertama si kecil di rumah. Pada tahap ini, bayi dapat melihat bentuk dan warna-warna yang solid dengan lebih jelas daripada pola dengan warna pastel yang lembut. Buku dan potongan gambar dengan pola yang mudah untuk bayi biasanya tersedia di toko buku anak-anak dan toko perlengkapan bayi.
  • Setelah beberapa minggu, tunjukkan mainan atau benda lain yang berwarna cerah dan warna-warni kepada si kecil. Gerakkan mainan tersebut perlahan-lahan di depannya sehingga ia dapat belajar untuk mengikutinya.
  • Hadapkan si kecil di depan cermin dan perhatikan apa yang terjadi. Bayi seringkali tertarik melihat pantulan bayangan mereka di cermin.

Suara
Si kecil sangat peka terhadap suara di sekelilingnya dan suara Ibu adalah salah satu favoritnya.

Untuk mendukung perkembangan pendengaran si kecil, Ibu dapat melakukan beberapa hal berikut ini:

  • Bicaralah kepada si kecil sesering mungkin dengan suara lembut, tenang, dan ceria. Mungkin ia tidak mengerti apa yang Ibu katakana, namun ia akan merespon suara Ibu.
  • Variasikan suara Ibu dengan mengubah nada dan volume.
  • Bernyanyi atau bersenandunglah untuk si kecil.
  • Perkenalkan si kecil dengan suara baru, seperti mainan yang mempunyai musik dan mainan bersuara (rattle).

Sentuhan
Dengan kekuatan sentuhan, Ibu dapat membuat si kecil yang rewel menjadi lebih tenang. Sentuhan lembut dari Ibu akan membuatnya merasa aman.

Untuk meningkatkan indera perasa si kecil terhadap sentuhan, Ibu dapat mencoba cara berikut ini:

  • Sering menggendong si kecil. Jangan ragu untuk memanjakannya selama bulan-bulan awal usianya.—Tidak perlu ragu. Apa yang akan Ibu lakukan akan membuatnya merasa aman.
  • Perhatikan dan tanggapi sinyal yang diberikan si kecil. Jika ia ingin dipeluk, ia akan terlihat rileks dan ingin memeluk. Jika si kecil tampak marah, cobalah untuk memeluknya tanpa menggerakannya atau baringkan. Beberapa bayi yang marah suka jika Ibu menggendongnyasambil menggoyangnya perlahan.
  • Perkenalkan si kecil terhadap berbagai jenis tekstur: handuk, popok, boneka binatang, air, kulit Ibu.

Rasa dan Bau
Memasukkan benda-benda ke dalam mulut merupakan salah satu cara bagi si kecil yang berusia di bawah satu tahun untuk menjelajahi dunianya. Si kecil melakukannya karena rasa dan bau dapat membantu mereka untuk mempelajari dunia.

Untuk memahami apa yang dia rasakan, ingat fakta-fakta berikut ini:

  • Bayi yang baru lahir mengenali rasa dan bau dari air susu Ibu mereka.
  • Saat ini Ibu tidak perlu berusaha keras untuk menstimulasi dua indera tersebut. Indera pengecap si kecil tertarik pada setiap makanan, dan aroma rumah akan membuat indera penciumannya tetap terstimulasi dengan baik.