Nutrisi tertentu memiliki peranan penting untuk kesehatan dan pertumbuhan si kecil. Berikut ini hal yang perlu diperhatikan mengenai sekelompok vitamin yang dikenal sebagai vitamin B kompleks.

Apa itu Vitamin B: Vitamin B terdiri dari delapan vitamin dengan komposisi kimia berbeda yang bekerja sama untuk meningkatkan kesehatan si kecil dari kepala sampai kaki. Vitamin B mencakup thiamin (B1), riboflavin (B2), niasin, vitamin B6, folat, vitamin B12, pantothenic acid, dan biotin. Seluruh unsur tersebut cenderung terkandung dalam jenis makanan yang serupa.

Manfaat Vitamin B: Salah satu fungsi utama vitamin B kompleks adalah membantu tubuh mengubah makanan menjadi energi dan memastikan energi telah tercukupi untuk sepanjang hari. Vitamin B membantu tubuh mengolah protein dan lemak. Vitamin ini juga diperlukan untuk pertumbuhan dan perkembangan sel-sel darah yang sehat. Selain itu, vitamin B membantu fungsi sistem saraf dengan baik dan mendukung perkembangan otak.

Asam folat (bentuk tambahan folat) sangat penting bagi Ibu hamil karena dapat melindungi dari neural tube defect (cacat tabung saraf) pada bayi yang belum lahir (meskipun para ilmuwan tidak begitu yakin mengenai caranya). Tingkat folat yang rendah pada calon Ibu telah dikaitkan dengan gangguan pertumbuhan janin, kelahiran prematur, dan berat lahir rendah. Kekurangan vitamin B12 saat kehamilan juga dikaitkan dengan cacat tabung saraf dan masalah neurologis lainnya pada bayi. Vitamin B12 diperlukan untuk membentuk sel darah merah dan meningkatkan fungsi sistem saraf yang sehat.

Sumber vitamin B: Saat berada dalam kandungan, bayi mendapatkan cukup vitamin B12 untuk bertahan selama delapan bulan pertama. Setelah ia lahir, Vitamin B dapat diperolehnya dari ASI dan susu formula. Sumber vitamin B12 antara lain daging, telur, susu, dan produk susu lainnya. Sedangkan folat terkandung dalam kacang-kacangan, sayuran hijau, buah-buahan dan jus buah, daging unggas dan daging merah, dan biji-bijian; folat juga ditambahkan sebagai asam folat dalam roti yang diperkaya, sereal, dan produk biji-bijian lain. Kentang merupakan sumber utama vitamin B6 dan folat.

Jumlah vitamin B yang diperlukan: Jumlah yang disarankan tergantung pada usia anak dan vitamin B tertentu.

Umur                                    Vitamin                     Jumlah/hari

0-6 bulan                             B6                              0.1 mg (35; 39)

                                             B12                            0.4 mcg (35; 36)

                                             Folat                          65 mcg (35; 36; 45)

7-12 bulan                           B6                              0.3 mg (35; 39)

                                             B12                            0.5 mcg (35; 36)

                                             Folat                          80 mcg (35; 36; 45)

1-3 tahun                             B6                              0.5 mg (39)

                                             B12                            0.9 mcg (36)

                                             Folat                          150 mcg (36; 45)

4-5 tahun                             B6                              0.6 mg (39)

                                             B12                            1.2 mcg (36)

                                             Folat                          200 mcg (36; 45)

Wanita yang sedang hamil atau menyusui sebaiknya berkonsultasi dengan dokter tentang jumlah vitamin B yang mereka butuhkan setiap hari. Misalnya, The American Academy of Pediatrics merekomendasikan semua wanita yang berpotensi hamil untuk mengonsumsi asam folat sebesar 400 mcg/hari. Beberapa badan lainnya, termasuk The National Institutes of Health, menyarankan untuk meningkatkan asupan asam folat menjadi 600 mcg/hari selama kehamilan.

Hal lain yang perlu diketahui: Ibu yang vegetarian (dan mereka yang mengonsumsi sedikit produk susu) mungkin tidak memiliki cukup cadangan vitamin B12 untuk diteruskan pada bayinya di dalam rahim atau saat menyusui, sehingga terkadang bayi membutuhkan suplemen sejak lahir. Gejala kekurangan vitamin B12 ini seringkali terlihat pada si kecil yang berusia 4 sampai 6 bulan; tanda-tanda termasuk gagal tumbuh, gangguan gerak, perkembangan yang tertunda, dan anemia megaloblastik. Kurangnya vitamin B12 dapat menyebabkan anemia dan kondisi yang lemah. Ibu dengan pola makan makrobiotik berisiko melahirkan si kecil yang kekurangan riboflavin dimana hal ini dapat menyebabkan masalah pertumbuhan dan kulit.

Fakta mengejutkan: Banyak negara menyarankan agar produk biji-bijian diperkaya dengan asam folat. Setelah The Food and Drug Administration menambah asam folat dalam produk biji-bijian pada tahun 1998, jumlah bayi di Amerika Serikat yang lahir dengan cacat tabung saraf menurun hingga lebih dari 25 persen.