Proses memberi makan si kecil membuat saya stres. Bagaimana saya dapat membuat diri saya tenang untuk memberikan yang terbaik baginya?

Masalah pemberian makan seperti kembung, refluks atau gumoh, rewel, atau bahkan sensitivitas terhadap laktosa memang dapat membuat Ibu stres. Ibu sudah tepat jika Ibu menyadari bahwa menenangkan diri dapat menolong Ibu di situasi ini.

Faktanya, peneliti telah menemukan bahwa bayi dapat mendeteksi respons stress yang diekspresikan ibunya, menunjukkan detak jantung yang meningkat saat level stresnya naik. Semakin stres sang ibu, semakin stress pula respon si kecil. (Peneliti menduga hal ini terjadi akibat bayi yang sangat terbiasa dengan suara, bebauan, dan ekspresi wajah dari orangtuanya, semua hal yang dapat terpengaruh oleh stres).

Walau setiap orangtua memiliki cara-cara berbeda untuk mengatasi situasi penuh tekanan, beberapa cara sederhana berikut ini dapat membuat Ibu merasa nyaman saat menyusui si kecil:  

  • Pastikan bahwa posisi Ibu nyaman.
  • Singkirkan hal yang dapat mengganggu konsentrasi.
  • Cobalah untuk fokus menikmati waktu bersama si kecil.

Apakah ada orang-orang tertentu yang dapat saya temui untuk dimintai saran mengenai hal ini?

Ibu dapat mencoba untuk bertemu dengan orangtua lain yang mengalami hal serupa. Tanyakan pada rumah sakit atau dokter spesialis anak untuk mengetahui apakah di sana ada kelompok diskusi yang dimaksudkan untuk para ibu baru. Memiliki si kecil dapat membuat stres; masalah kecil bisa jadi terlihat seperti masalah yang besar. Dengan mengetahui bahwa apa yang dialami si kecil adalah suatu kondisi normal—dan bahwa orangtua lainnya mengalami hal yang sama—dapat membuat Ibu merasa lebih lega.

Juga pastikan bahwa Ibu memiliki keluarga, teman, dan tetangga yang dapat Ibu mintai pertolongan saat Ibu membutuhkan. Mengasuh bayi yang baru lahir adalah pekerjaan yang tak mengenal waktu, dan seperti halnya pekerjaan lainnya, hal ini pun dapat membuat Ibu merasa tertekan. Lingkungan yang mendukung Ibu adalah hal yang sungguh penting.