Memompa ASI adalah cara yang baik untuk mendapatkan waktu istirahat, tidur, atau membiarkan ayah/pengasuh yang memberikan susu untuk bayi. Hal ini juga membantu bayi terbiasa dengan botol, dan mendapatkan nutrisi dari orang lain selain ibu.

Hal ini sangat berguna jika Ibu berencana untuk kembali bekerja, atau meninggalkan bayi di rumah. Prosesnya tidak sulit, asalkan Ibu memiliki peralatan yang sesuai.

Tips memompa dengan Tangan:

  • Pegang payudara dengan satu tangan, kemudian tekan ke bawah ke arah dada dengan tangan lainnya. Pastikan Ibu memiliki wadah steril untuk menampungnya.

Tips memompa dengan Mesin:

  • Sewa atau belilah pompa ASI dengan kualitas baik—banyak rumah sakit menyewakannya dengan harga yang terjangkau. Cobalah memompa satu payudara selama 5-8 menit, kemudian berpindahlah ke payudara lainnya. Ulangi memompa pada payudara pertama selama 3-5 menit, demikian pula pada payudara kedua. Ulangi untuk ketiga kalinya, 2-3 menit pada masing-masing payudara.

Tips menyimpan ASI

  • Pastikan kebersihan segala hal yang bersentuhan dengan ASI.
  • Simpan ASI dalam wadah plastik khusus makanan, misalnya yang terbuat dari polypropylene.
  • Isi masing-masing wadah sebanyak ±4 ons untuk menghindari terbuangnya ASI.
  • Berikan tanggalan pada setiap wadah, dan gunakan berurutan.

Membekukan ASI

  • ASI dapat disimpan dalam lemari es hingga 48 jam.
  • ASI dapat dibekukan dalam freezer hingga 3-4 bulan.

Mencairkan ASI

Masukkan wadah ASI dalam semangkuk air hangat, atau siram dengan aliran air hangat. Jangan pernah mencairkan ASI dengan microwave, karena panasnya yang tidak merata dapat melukai bayi. Selain itu, suhu yang terlalu tinggi juga dapat mematikan sel-sel pelindung dalam ASI.