Nutrisi tertentu sangat penting untuk kesehatan si kecil yang sedang tumbuh. Berikut ini beberapa hal tentang seng yang perlu untuk diperhatikan.

Apa itu seng: Zat mineral seng berperan penting dalam sebagian besar proses metabolisme tubuh, terutama di bagian otak yang mengatur pembelajaran dan ingatan.

Manfaat seng: Bayi dan anak-anak memerlukan seng untuk menjaga pertumbuhan dan perkembangan mereka. seng mendorong pertumbuhan dan perbaikan sel, membantu perkembangan otak, dan menjaga agar sistem saraf pusat bekerja dengan baik. Seng juga membantu anak-anak (dan orang dewasa) tetap sehat dengan meningkatkan kemampuan sistem kekebalan tubuh untuk melawan virus dan bakteri.

Sumber zinc: Bayi mendapat asupan seng dari ASI dan susu formula. Seng juga banyak terkandung dalam daging, kuning telur, kacang-kacangan, biji-bijian, sereal yang diperkaya, dan beberapa jenis kerang. Sebagian seng yang terkandung dalam biji-bijian, juga ditemukan pada bakteri dan kulit. Itulah sebabnya mengapa produk gandum utuh (dan produk yang diperkaya seng) merupakan sumber yang lebih baik daripada biji-bijian olahan yang tidak diperkaya.

Jumlah yang diperlukan:

Umur                                      Jumlah/hari

0-6 bulan                                2 mg

7 bulan -3 tahun                    3 mg

4-5 tahun                               5 mg

Hal lain yang perlu diketahui: Bayi mendapatkan cukup seng dari ASI dan susu formula yang dikonsumsinya selama enam bulan pertama, namun kemudian mereka akan membutuhkan tambahan senng dari makanan (seperti daging atau sereal bayi yang telah diperkaya). Karena daging, telur, dan kerang merupakan sumber seng yang mudah untuk didapatkan, vegetarian berisiko tidak mendapat cukup asupan seng. Beberapa ahli gizi menyarankan orangtua yang melakukan pola makan vegan atau vegetarian, mengajak si kecil berkonsultasi dengan dokter anak untuk mengetahui apakah ia membutuhkan suplemen seng atau tidak.

Fakta mengejutkan: Stres dapat menyebabkan kadar seng menurun.