Jika bayi Ibu lahir sebelum jadwal yang seharusnya maka memberikan makan dengan tepat sangat penting untuknya. Ini juga mungkin akan memberikan beberapa tantangan. Tetap bekerja sama dengan tim kesehatan bayi dan tetap mencari banyak informasi (juga tetap tenang), Ibu bisa membantunya mendapatkan nutrisi yang ia butuhkan pada minggu-minggu yang sangat penting.

Berikut ini adalah beberapa informasi yang mungkin dapat membantu Ibu memberikan makan bayi:

Si kecil butuh penambahan berat badan di rumah sakit sebelum ia bisa pulang ke rumah.

Dokter ingin si kecil mengonsumsi nutrisi pada takaran yang cukup untuk memastikan ia memiliki kenaikan berat badan yang ia butuhkan untuk membuatnya menjadi lebih kuat dan sehat. Tanyakan pada perawat untuk mengawasi saat Ibu memberi nutrisi si kecil, untuk memastikan cara Ibu menggendong bayi ada pada posisi yang nyaman dan memberi makan dengan tepat.

Menyusui si kecil biasanya dapat dilakukan dengan memompa.

Di rumah sakit, dokter si kecil mungkin merekomendasikan untuk menambahkan Human Milk Fortifier ketika memberikan ASI sebagai pendukung kelengkapan protein, vitamin, kalsium dan nutrisi lainnya. Saat ia sudah semakin besar, dokter mungkin memberitahu Ibu saat ia sudah siap untuk menyusui langsung.

Jika Ibu memberikan suplemen. Dokter anak akan merekomendasikan nutrisi khusus untuk bayi prematur, yang difortifikasi dengan nutrisi ekstra.

Bayi prematur perlu makan setidaknya setiap tiga jam sekali.

Bayi yang lebih kecil memiliki perut yang lebih kecil. Ini artinya ia perlu makan dalam porsi kecil agar dapat meningkatkan berat badannya.

Mulutnya biasanya lebih sensitif.

Jika si kecil telah menghabiskan lima hari pertamanya di dalam tabung dan menggunakan respirator di mulut, mungkin ia akan berasumsi bahwa apapun yang masuk ke mulutnya akan sakit, termasuk payudara atau botol susu.

Bayi prematur lambat saat diberi makan.

Memberi si kecil makan terlalu cepat lewat mulut mungkin akan menyebabkan ia enggan makan atau gumoh. Ia juga kemungkinan besar akan mengalami masalah pencernaan bila dibandingkan dengan bayi yang lahir sesuai jadwal, karena sistem pencernaannya mungkin belum sematang bayi yang lahir sesuai dengan waktunya.

Coba tips ini untuk memberikan makan pada bayi prematur:

  • Tiap bayi itu unik. Ikuti panduan dari dokter bayi Ibu.
  • Perkenalan si kecil kepada dot. Walaupun ia masih diberikan makan lewat tabung, ini akan membantunya menyesuaikan saat diberi makan lewat botol ketika ia sudah siap. Mungkin Ibu akan mencoba beberapa dot berbeda di awal.
  • Tetap pergunakan ASI dan dot untuk membantunya menyesuaikan diri.
  • Catat berapa kali si kecil makan.
  • Dapatkan skema pertumbuhan, terutama yang dirancang untuk bayi prematur, dari dokter untuk membantu Ibu memantau perkembangannya.
  • Miliki jadwal rutin untuk si kecil sehingga membantunya makan lebih baik.
  • Pastikan si kecil sudah benar-benar terbangun sebelum diberikan makan.
  • Jangan paksa si kecil makan. Jika si kecil tidak menghisap botolnya secepat itu, mengunci bibirnya atau menolak susu, mungkin ia sudah merasa kenyang.
  • Berikan si kecil makanan saat ia memintanya, bukan berdasarkan jadwal yang ketat. Studi menunjukkan bahwa bayi prematur akan tumbuh lebih cepat saat diberikan makan sesuai keinginannya.
  • Saat perkembangan si kecil sudah siap, secara perlahan Ibu dapat memperkenalkan makanan padat pada si kecil.
  • Terima bantuan dari keluarga dan teman, agar Ibu memiliki waktu beristirahat.

Jika membutuhkan bantuan, Ibu dapat menghubungi Enfa A+ Smart Center Via Live Chat & Whatsapp di 08777700253 untuk berkonsultasi lebih jauh mengenai berbagai info seputar cara merawat bayi prematur dan tips pemberian makan terutama pada minggu-minggu pertamanya