Aktivitas fisik dan mental Si kecil

Ibu akan merasakan banyak gerakan di rahim pada usia kehamilan bulan ke-6 ini karena Si kecil mulai mencoba berguling dan menendang untuk melatih kemampuan motoriknya. Kehadiran Si kecil mulai terasa karena tubuhnya yang semakin besar di dalam rahim Ibu. Berat Si kecil kini sekitar 1.3 kg dan dengan panjang antara 28 sampai 40 cm. Ibu pun akan menyadari waktu tidur Si kecil yang tidak selalu sama dengan waktu tidur Ibu. Jangan khawatir, karena kebiasaan sibuk bergerak ini akan berkurang di akhir masa kehamilan karena semakin terbatasnya untuk ia bergerak.

Semua gerakan akrobat ini akan membantu janin saat ia lahir sebagai latihan gerakan yang membantunya makan, minum dan bernapas. Otaknya yang akan terus berkembang juga membantunya mempelajari semua kemampuan ini.

Di usia kehamilan 24 mingggu hingga 25 minggu, sel neuron yang bertanggung jawab atas pergerakan saraf yang terbentuk di trimester pertama berpindah ke area lain di otaknya sebagai persiapan untuk bekerja saat ia lahir nanti.

Saat dia berusaha keras melatih kemampuan motoriknya, Ibu bisa mendukung perkembangan ini dengan makanan yang baik dan bergizi demi Si kecil.

Makanan apa yang harus dikonsumsi untuk membantu perkembangan tubuh dan otak Si kecil?

Banyak aktivitas fisik dan perkembangan mental pada saat usia kehamilan 23 – 26 minggu, hingga penting bagi Ibu untuk meninjau ulang setiap makanan yang Ibu konsumsi. Pastikan Ibu mendapatkan semua nutrisi yang dibutuhkan tubuh, dan juga nutrisi yang dibutuhkan Si kecil. Contohnya, perlu ada DHA dalam menu nutrisi sehat seimbang Ibu karena DHA yang penting untuk perkembangan otak Si kecil dan perkemangan penglihatannya. DHA bahkan merupakan 97% asam lemak omega-3 dalam otak dan 93% dari lemak omega-3 di retina mata.

Pastikan Ibu mengonsumsi lebih banyak protein seperti ayam, ikan, nasi dan telur dalam menu sehari-hari. Asam amino dalam protein berperan sebagai bahan pembangun bagi perkembangan sel di tubuh Si kecil dan bagi tubuh Ibu yang semakin membesar selama masa kehamilan.
Ibu juga akan perlu menambah jumlah asupan protein di trimester kedua dan ketiga selama kehamilan, dari 45 gram sampai 70 gram protein setiap harinya. Satu butir telur mengandung 6 gram protein, secangkir susu skim mengandung 8 gram protein, setengah cup tahu mentah mengandung 20 gram, dan setengah potong dada ayam panggang mengandung 27 gram. Sehingga, tak sulit untuk Ibu mendapatkan asupan protein yang Ibu butuhkan.

Pastikan Ibu minum air yang cukup. Air membantu membawa nutrisi ke sel tubuh, membersihkan buangan dan mencegah dehidrasi dan kecapekan. Ibu hamil dianjurkan untuk mengonsumsi sedikitnya 10 gelas air setiap hari.

Bantu Si kecil agar ia memiliki tulang dan gigi kuat dengan memastikan asupan kalsium harian Ibu. Konsumsi makanan sumber kalsium yuk seperti kembang tahu, tahu lembut dengan garam kalsium, susu kedelai dengan ekstra kalsium, udang kering, wijen, telur matang dan sayuran seperti choy sum, bok choi, kale, selada air dan brokoli.

Tahukah Ibu?
Si kecil belajar untuk mengabaikan, mengembangkan bentuk awal dari memori dan belajar untuk menyesuaikan diri, yang terus dikembangkannya bahkan saat dia telah dilahirkan. Ini berarti Si kecil bisa tidur nyenyak meski dengan suara-suara yang sudah familiar baginya, seperti suara riuh jalanan.

Persiapan awal Si kecil untuk menghadapi kehidupan

Si kecil juga bekerja mempersiapkan kehidupannya sejak di dalam kandungan. Meski Ibu akan memberikan asupan oksigen melalui tali pusar, paru-paru Si kecil sudah mulai mempersiapkan diri untuk hari dimana ia akan menghirup nafas pertamanya.

Saat usia kehamilan 26 minggu, paru-paru Si kecil memproduksi lemak substansial yang disebut surfaktan. Ini akan membantu paru-parunya berkembang lebih mudah terutama dalam 3 bulan mendatang saat ia harus bernafas sendiri.
Di bulan berikutnya, janin akan mulai mengembangkan kemampuan baru, baca dan temukan perkembangan indera penciumannya di awal trimester ketiga Tahap Kehamilan: Bulan 7.

Hampir setiap orang tua berbicara dengan bayi di dalam kandungan. Dan bulan yang lalu adalah saat Si kecil mulai mendengar suara Ibu untuk pertama kalinya. Telusuri sejauh apa tahapan yang telah dilalui Ibu dan janin di Tahap Kehamilan: Bulan 5.

Hitung juga berapa banyak protein yang harus dikonsumsi antara satu trimester dengan trimester selanjutnya untuk membantu pertumbuhan sel Si kecil. Ada banyak sumber protein sebagai pilihan, seperti ikan, ayam dan telur yang bisa dikreasikan dengan banyak variasi menu.

Ingin mengetahui lebih jauh tentang bagaimana Si kecil berkembang selama kehamilan - plus, konsultasi gizi, online support dan banyak lagi? Yuk daftar di Enfa Club untuk mendapat artikel baru, tips praktis dan bonus cantik yang dapat membantu Ibu dan Si kecil!