Tanda-tanda nyeri saat makan dan menyusu – seperti membungkuk dan menunduk – bisa diartikan si kecil memiliki gastroesophageal reflux disease (GERD) atau sakit asam lambung. Gejala lainnya meliputi:

  • Muntah-muntah setelah makan dan menyusu

  • Tersedak setelah gumoh

  • Rewel dan menangis tak henti setelah makan dan menyusu

  • Menolak atau sedikit sekali makan dan menyusu

  • Batuk dan susah bernafas di malam hari

  • Berat badan tidak bertambah

Apa yang terjadi: Kebanyakan bayi gumoh setelah menyusu karena tidak nyaman. Namun pada bayi dengan GERD, asam lambung pada gumoh bisa menimbulkan nyeri ulu hati dan melukai kerongkongan. Ini bisa terjadi jika bayi sering gumoh atau gumoh terlalu banyak, atau jika cairan refluks tersisa di kerongkongan. Sementara itu hal ini bisa mengganggu tumbuh kembang si kecil, dan jika cairan reflux mengalir ke tenggorokan, ini bisa menyebabkan asma, pneumonia, atau gangguan pernafasan 

Tips:

  • Pastikan si kecil tidak terkena dengan asap rokok

  • Perhatikan tanda-tanda si kecil saat sudah kenyang untuk menghindari makan berlebih

  • Coba tegakkan bayi hingga 30 menit setelah makan

Dokter Ibu mungkin akan merekomendasikan untuk mengganti pemberian makan seperti menghilangkan protein susu sapi dari diet si kecil (atau dari diet Ibu pada ibu menyusui). Riset menyarankan 15- 40% bayi dengan GERD memiliki alergi protein susu sapi. Jika tips ini kurang efektif, dokter Ibu bisa merekomendasikan untuk mencoba medikasi.

Hubungi dokter apabila si kecil mengalami:

  • Muntah-muntah setelah makan dan menyusu
  • Ada darah pada poop atau muntah bayi
  • Menangis lebih dari 2 jam setelah makan dan menyusu
  • Menolak makan ataupun minum
  • Tidak bertambah berat badan secara normal.