Saat lahir, bayi Ibu sudah memiliki sistem pencernaan yang sudah sepenuhnya terbentuk (namun belum sempurna) dan sudah siap untuk mencerna nutrisi pertamanya.
 

Nutrisi dalam ASI akan membantu sistem pencernaan si kecil berkembang di hari, bulan, dan tahun yang akan datang. Apa yang bisa Ibu harapkan saat ini?

Dalam 24 jam pertamanya setelah lahir, saluran pencernaan bayi akan mencerna asupan untuk pertama kalinya. Perlu diingat:

  • Bayi yang baru lahir memiliki kapasitas lambung seukuran kelereng, namun akan terus membesar dalam beberapa hari selanjutnya.

  • Dinding perut si kecil agak kaku dalam beberapa hari pertama setelah kelahiran, oleh karena itu asupan yang dicerna akan bergerak perlahan dari lambung ke usus.

  • Bayi ibu hanya akan bisa menelan sekitar tiga sendok makan ASI di hari pertamanya. Pada Ibu yang menyusui untuk enam bulan pertama atau kedepannya, si kecil mungkin ingin meminum susu setiap jam. Alasan lain untuk menyusui lebih sering dalam jumlah yang kecil adalah pada mulanya payudara Ibu menghasilkan ASI dalam jumlah kecil dengan protein tinggi dan kaya dengan antibodi yang disebut kolostrum.

Bayi baru lahir memiliki 4 refleks yang berhubungan dengan pencernaan yang membantu saat makan atau menyusui:

  • Refleks mencari puting memudahkan si kecil untuk mencari dan melekat pada puting. Kontak kulit antar Ibu dan si kecil (Inisiasi Menyusui Dini) dapat memicu refleks ini.

  • Refleks menghisap/menelan mengkoordinasikan gerakan mulut dengan pernapasan, membantu si kecil untuk minum ASI dengan mudah. Refleks ini cukup kuat setelah lahir, dan para ahli menyarankan Ibu untuk segera menyusui 1 jam setelah melahirkan.

  • Refleks mendorong lidah membuat si kecil mendorong lidahnya ketika bibirnya menyentuh puting. Refleks ini memudahkan si kecil pada saat sedang menyusu.

  • Refleks muntah menghalau makanan padat supaya tidak tertelan oleh si kecil yang berumur kurang dari 4 hingga 6 bulan.

Pada saat yang sama, sistem pencernaan si kecil yang baru lahir bersiap-siap untuk pekerjaan barunya yaitu mencerna dan memproses ASI dengan cara-cara berikut ini: 

  • Meningkatkan asam lambung. Kadar asam lambung berlipat ganda dalam 24 jam setelah kelahiran. Hal ini membantu memecah protein susu dalam lambung.

  • Memperbanyak laktase. Hampir semua anak dilahirkan dengan kemampuan untuk menghasilkan laktase dalam jumlah yang besar, suatu enzim yang bekerja di usus untuk mencerna laktosa.Tingkat laktase yang tertinggi adalah saat kelahiran, kemudian turun selama tahun pertama. Untuk kebanyakan orang, tubuh berhenti memproduksi laktase yang cukup untuk mencerna susu pada masa kanak-kanak dan remaja.

Buang air besar pertama. Lebih dari 99 persen bayi mengalami buang air besar pertama mereka dalam waktu 48 jam setelah kelahiran. Kotoran tebal, berwarna hitam kehijauan ini disebut meconium-- terbuat dari produk limbah dari cairan ketuban yang tertelan secara alami di dalam rahim.