Perkembangan sistem pencernaan selama beberapa bulan terakhir telah mempersiapkan si kecil untuk suatu kemajuan yang baru: makanan padat (MPASI).

 

Ibu direkomendasikan untuk memperkenalkan si kecil kepada makanan padat pada umur 6 bulan. Ada beberapa perubahan internal yang akan membantu si kecil untuk mempersiapkan diri:

  • Usus yang lebih panjang. Usus besar dan usus kecil si kecil yang berukuran 335 cm pada saat lahir akan terus memanjang pada tahun pertama. Pada umur 12 bulan, usus besar dan kecil akan memanjang sekitar 30%.

  • Ginjal yang lebih besar dan lebih efisien. Saat lahir, si kecil memiliki ginjal seukuran kotak korek api. Berat ginjal si kecil akan meningkat dua kali lipat dalam enam bulan pertama, sekaligus meningkatnya kemampuan ginjal untuk menyaringkan kotoran dan urin. Hal ini akan membantu si kecil untuk mencerna makan dengan aman, termasuk mencerna daging.

  • Tingkat enzim pencerna karohidrat yang meningkat. Setelah umur 3 hingga 6 bulan, tingkat amilase enzim yang bekerja untuk memecahkan karbohidrat dalam gandum, buah-buahan dan sayur-sayuran dalam air liur dan pankreas akan meningkat.

  • Munculnya bakteri baik dalam usus besar. Bakteri baik ini berguna untuk mencerna makanan dan menjaga sistem imunitas. Perlu beberapa bulan untuk membangun bakteri baik dalam jumlah yang cukup besar dan beragam untuk menangani makanan padat.

  • Pertahanan yang kuat. Dalam waktu 6 bulan, lapisan saluran usus si kecil telah cukup berkembang sehingga dapat melindungi si kecil dari protein dalam makanan yang menyebabkan alergi atau reaksi sensitif terhadap makanan padat.

Ibu mungkin sudah menyadari beberapa tanda-tanda bahwa sistem pencernaan si kecil sudah mulai dewasa, beserta dengan perkembangan dalam beberapa bagian dalam tubuh yang akan membantu si kecil untuk memakan makanan padat:

  • Gumoh dapat terkendalikan. Sekitar 60 persen dari bayi dengan gejala GERD akan berkurang dalam waktu 6 bulan saat si kecil sudah lebih sering makan sambil duduk dan mengunyah makanannya. Pada umur 8- 10 bulan, pada 90% bayi gejalanya akan mereda.

  • Kapasitas lambung yang lebih besar. Pada umur 6 bulan, si kecil dapat  mengkonsumsi 175 hingga 235 ml ASI. Si kecil akan menyusu lebih kurang dari sebelumnya sekitar empat hingga lima kali sehari. Pada umur ini si kecil dapat dijadwalkan jadwal menyusunya, walau Ibu juga harus selalu mengikuti tanda-tanda si kecil lapar dan kenyang.

Duduk, mengangkat kepala dengan mudah, dan menggenggam makanan. Kemampuan untuk duduk, dengan kemampuan si kecil untuk menopang dirinya pada usia ini, ditambah kontrol kepala yang baik dan kemampuan untuk menahan makanan akan memungkinkan si kecil untuk mengambil makanan padat lebih mudah dan mulai makan sendiri di bulan-bulan mendatang.