Sesungguhnya, refluks gastroesophageal dan gumoh adalah hal yang hampir sama. Jika makanan keluar dari perut si kecil melalui mulutnya, ini dapat dinamakan refluks, gumoh, sendawa basah, atau muntah. Seringkali kata ‘muntah’ diasosiasikan untuk orang yang mengalami penyakit akut, namun setiap istilah di atas sebenarnya menunjukkan adanya kondisi yang sama (namun, muntah berarti volumenya lebih banyak). Dokter seringkali menggunakan istilah berbeda, refluks gastroesophageal atau GERD, untuk menspesifikasikan kondisi meludah yang bermasalah.

Apakah gumoh adalah hal yang normal?

Ya. Banyak bayi baru lahir yang gumoh sampai pada tingkat tertentu yang kami sebut dengan ‘gummoh bahagia’ atau ‘happy spitter’–ini berarti mereka gumoh namun tidak merasakan apa-apa. Bayi baru lahir yang terlihat kesakitan saat gumoh dapat dikategorikan mengidap GERD. Terkadang perubahan dalam kebiasaan menyusui, perubahan diet, atau pengobatan digunakan untuk mengatasi hal ini. 

Mengapa bayi gumoh?

Bayi biasanya gumoh karena sistem gastrointestinal mereka masih berkembang. Seperti halnya kita tidak mungkin berharap si kecil untuk dapat langsung berbicara atau berjalan beberapa minggu setelah lahir, kita juga tidak dapat berharap sistem pencernaan mereka dapat langsung terkoordinasi sepenuhnya. Mereka tengah berlatih menyimpan makanan di dalam perutnya. Ketika sistem gastrointestinalnya sudah sempurna, gumoh akan hilang dengan sendirinya.

Apakah terlalu banyak minum susu dapat menyebabkan si kecil gumoh?

Pada beberapa kasus, ya. Saat bayi lahir, mereka memiliki ukuran  perut yang kecil dengan kapasitas hanya sekitar sebutir kelereng. Jika Ibu memberi asupan sebesar 60 gram ke dalam perut yang hanya dapat menampung 30 gram, si kecil tentu akan gumoh.

Apakah ada cara untuk mengurangi gumoh si kecil?

Ada beberapa cara yang dapat Ibu coba:

  • Susui si kecil dengan porsi lebih sedikit namun sering.

  • Gendong si kecil secara tegak saat Ibu menyusuinya dan tetaplah dalam posisi itu sampai 10-20 menit setelah menyusui.

Mitos: Menyusui si kecil di atas kursi mobil tidak akan membantu cara ini justru terbukti meningkatkan refluks.

Bagaimana cara mengetahui bahwa ini adalah GERD?

GERD sedikit berbeda daripada gumoh; GERD adalah refluks yang bermasalah. Gejala paling umum adalah si kecil mengalami kesakitan saat ia gumoh. Ia akan mengepalkan tangannya, melengkungkan punggungnya, memutar lehernya ke kiri dan kanan, atau menangis. Pada dasarnya, si kecil terlihat kesal saat ia menyusui. Itulah tanda-tanda di mana kita harus mencari tahu apa yang terjadi pada si kecil.

Bagaimana cara mengatasi GERD?

Tidak merekomendasikan untuk mencampur susu formula dengan sereal beras sebuah ide yang biasanya diungkapkan anggota keluarga atau teman. Hal ini dapat berisiko menyebabkan si kecil tersedak, sereal beras juga tidak menyediakan nutrisi yang seimbang. Daripada melakukan hal itu, Orangtua disarankan untuk memberikan si kecil susu formula yang mudah dicerna, terhidrolisasi sebagian, rendah laktosa yang dapat membantu mengurangi ketidaknyamanan pencernaan termasuk gumoh dan sekaligus juga menyediakan nutrisi lengkap yang butuhkan si kecil.

Gregory Finn, MD, dokter spesialis anak berdomisili di St. Louis, A.S. Pendiri Blue Fish Pediatrics