H1

Kenali 6 Tahap Rutinitas dan Frekuensi BAB Bayi!

H2

Setiap hal dialami bayi selalu menjadi perhatian tersendiri bagi Ibu, terutama jika bayi adalah anak pertama. Mulai dari tangisan, cara merawat, sampai asupan nutrisi, semuanya akan selalu dipantau Ibu. Sama halnya dengan BAB bayi yang saat diperhatikan, ternyata sangat bervariasi. Ada masa saat BAB bayi berwarna gelap atau terang, atau kadang tidak teratur. Namun jangan khawatir, sistem pencernaan bayi sedang beradaptasi sehingga akan ada beberapa tahapan yang akan dialami dari hari kelahirannya, usia 3 bulan, hingga saat Ibu memperkenalkan makanan padat.

24 jam pertama setelah lahir
Saat baru lahir, frekuensi BAB Bayi akan lebih sering dibandingkan bayi yang lebih tua. Ia akan BAB beberapa kali dalam kurun waktu 24 jam, dan menerima ASI eksklusif pertamanya. BAB-nya akan berwarna hitam kehijauan yang dinamakan meconium. Ini adalah cairan ketuban yang tertelan saat si kecil masih berada di dalam kandungan. ASI bertindak sebagai pencahar alami bagi si kecil yang bantu mengeluarkan meconium dari sistem tubuh si kecil, hingga si kecil akann mudah BAB saat sedang disusui.

Usia 2-7 hari

Frekuensi BAB si kecil akan berkurang menjadi 5-10 kali sehari karena meconium di dalam tubuhnya sudah mulai berkurang.

Hari ke-8 sampai minggu ketiga
Si kecil akan BAB sekitar 4 kali sehari atau 4 hari sekali. Jangan BAB  selama 7-10 hari. Selama tubuh si kecil tidak mengalami demam atau menangis kencang, tidak ada yang perlu di khawatirkan. Namun jika itu terjadi, perhatikan dan kemungkinan diare atau reaksi alergi.

2-6 bulan atau selama si kecil mengonsumsi ASI

Begitu ASI Ibu menjadi asupan di dalam tubuh si kecil, BAB si kecil pun akan berubah. Dengan ukuran sebesar koin, warnanya akan menjadi kuning kecoklatan dengan bau yang tidak menyengat dan tekstur lembek. Si kecil akan sering BAB saat atau sehabis disusui dan pola rutinitas BAB si kecil mulai terlihat jelas. Misalnya, si kecil akan BAB pada jam-jam tertentu setiap harinya. Setelah beberapa waktu, rutinitas BAB si kecil yang menerima ASI akan berubah menjadi satu kali setiap hari atau bahkan satu minggu sekali. Selama tekstur poop si kecil terlihat lembut dan tidak keras, tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Namun perhatikanlah perubahan rutinitas BAB sebagai tanda si kecil sedang sakit atau tidak nafsu makan.

2-6 bulan atau selama si kecil mengonsumsi susu formula

Rutinitas dan tekstur BAB si kecil akan berubah saat ia mulai mengonsumsi susu formula. Warna BAB si kecil berubah menjad lebih gelap dengan tekstur yang lebih solid dan memiliki aroma yang kurang sedap.

Si kecil yang menerima susu formula memiliki resiko diare yang lebih tinggi daripada saat ia menerima ASI. Pastikan Ibu memantau kebiasaan BAB si kecil karena banyak anak yang mengalami gangguan pencernaan karena tubuhnya tidak cocok dengan kandungan yang ada dalam susu formula. Waspadai gejala intoleransi laktosa dan alergi protein susu dengan mencoba-coba produk susu formula yang paling sesuai untuk si kecil.

6-12 bulan atau saat si kecil mengonsumsi makanan padat/MPASI

Pemberian makanan akan kembali mengubah pola rutinitas BAB si kecil. Misalnya jika Ibu memberinya puree wortel, kemungkinan besar BAB-nya akan berwarna oranye. Si kecil membutuhkan waktu penyesuaian dari mencerna susu ke makanan padat, yang proses pencernaan akhirnya lebih lama. Kebanyakan akan mengalami masalah konstipasi atau sulit BAB saat menerima makanan padat. Tekstur BAB si kecil akan lebih keras, dan terkadang BAB menjadi hal yang menyakitkan. Atasi masalah ini dengan memberikannya serat yang tak hanya mudah dicerna, tapi juga bermanfaat menjadi asupan tubuhnya. Lama kelamaan BAB si kecil akan berbubah menjadi lebih banyak, dengan tekstur lebih solid, berwarna lebih gelap dan aroma yang lebih bau.

Cek kesehatan saluran pencernaan si kecil melalui BAB-nya di http://www.enfa.co.id/articles/wikipoop. Cari tahu lebih lanjut pula seputar gangguan pencernaan yang di alami si kecil dengan melakukan konsultasikan via WhatsApp ke nomor 08777700253. Tim ahli kami siap bantu menjawab pertanyaan Ibu seputar pencernaan dan tumbuh kembang si kecil setiap hari Senin – Jumat, pukul 09.00 – 17.00 WIB.

Source:

http://www.babycenter.com.au/a551926/your-babys-poo-whats-normal-and-wha...

http://www.enfa.co.id/articles/frekuensi-bab-bayi