Di usia 1 tahun, makanan mulai menjadi sumber energi dan nutrisi utama si Kecil. orang tua pun harus menyajikan makanan yang bergizi dan bervariasi dengan porsi seimbang supaya tumbuh kembang anak optimal. Maka dari itu, ayo cari tahu ragam makanan yang cocok untuk anak 1 tahun.

Tumbuh kembang anak satu tahun

 

Tahap tumbuh kembang yang umum pada anak satu tahun ditandai dengan:

  • Perkembangan sosial emosional: menunjukkan rasa malu, menangis ketika berpisah dengan orang tua, mengulang-ulang suara (untuk menarik perhatian)
  • Kemampuan komunikasi dan bahasa: menirukan suara yang dibuat, mengucapkan kata 'mama' atau 'dada', merespons panggilan, bisa menunjukkan gestur
  • Perkembangan kognitif: meniru gerakan tubuh, mengikuti permintaan sederhana, menunjuk barang kesukaan
  • Kemampuan motorik: duduk tanpa bantuan, berdiri sendiri, dapat berjalan perlahan

Supaya si Kecil mampu melakukan hal-hal umum yang dilakukan oleh anak seusianya, Ibu dapat memulainya dengan menyajikan makanan yang sehat.

Panduan asupan makanan anak 1 tahun

 

Berdasarkan rekomendasi UNICEF, anak berusia satu tahun sudah dapat mengonsumsi makanan yang sama seperti anggota keluarga lainnya. Mereka sudah mampu mengunyah atau mencoba belajar makan sendiri. Ibu masih boleh memberikan ASI, tetapi makanan padat sudah beralih menggantikan ASI sebagai sumber utama nutrisi dan energi si Kecil.

Jenis makanan untuk anak 1 tahun

Mengutip Pedoman Gizi Seimbang dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, makanan sehari-hari untuk bayi sebaiknya meliputi:

  • Makanan pokok
  • Sayuran
  • Makanan berprotein (hewani dan nabati)
  • Buah-buahan
  • Produk yang terbuat dari susu

Makanan yang dikonsumsi anak sebaiknya hanya diolah dengan jumlah garam atau gula yang sedikit. Tak lupa pula memberi tahu anak pentingnya minum air putih supaya kebutuhan cairan tubuhnya terpenuhi.

Sederhananya, manfaat dari memberikan makanan bernutrisi pada bayi meliputi:

  • Supaya tumbuh kuat dan sehat
  • Mencegah risiko bayi kekurangan atau kelebihan berat badan
  • Melawan penyakit
  • Mendukung perkembangan otak anak

Rekomendasi makanan untuk anak 1 tahun

Setelah mengetahui kelompok makanan yang sebaiknya ada di piring makan bayi, mari kita bahas mengenai contoh-contoh makanan di setiap kelompok itu.

Di Indonesia, nasi adalah makanan pokok pilihan. Selain nasi, jenis lain yang dapat menjadi pilihan adalah roti, cereal, pasta, dan nasi. Untuk menyajikan kualitas nutrisi terbaik, Ibu dapat memilih jenis makanan pokok yang terbuat dari gandum utuh (whole grain). Nutrisi yang terdapat di gandum utuh lebih banyak daripada gandum olahan.

Selanjutnya, sayuran dan kacang-kacangan yang bervariasi mampu menjadi asupan ragam vitamin dan mineral yang diperlukan tubuh. Jenis sayuran apa pun umumnya baik untuk anak. Namun, Ibu sebaiknya memilih sayur yang mudah dikunyah oleh si Kecil. Contohnya meliputi selada air, tomat, wortel, dan bayam.

Untuk makanan berprotein, usahakan memilih jenis yang rendah lemak atau kaya akan lemak sehat. Contoh makanan berprotein untuk anak 1 tahun adalah:

  • Daging ayam tanpa kulit (rendah lemak)
  • Ikan kaya lemak sehat (salmon, tuna, kembung)
  • Telur

Supaya isi piring bervariasi dan menyehatkan, Ibu juga dapat menyediakan asupan protein nabati. Asupan protein nabati yang baik untuk bayi adalah kacang merah, kacang hijau, tahu, dan tempe.

Lantas, bagaimana dengan buah-buahan? Sama seperti sayuran, mengonsumsi buah membantu memenuhi kebutuhan vitamin, mineral, dan serat pangan tubuh.

Contoh buah-buahan yang cocok jadi makanan anak 1 tahun adalah:

  • Pisang
  • Pepaya
  • Mangga
  • Potongan apel
  • Alpukat

Pada anak, produk yang terbuat dari susu juga merupakan bagian penting untuk pertumbuhannya. Ibu dapat memberikan susu anak sebanyak satu atau dua gelas setiap harinya. Produk susu juga dapat menjadi camilan sehat di antara jam makan. Ide camilan sehat dari susu yang dapat dicoba oleh Ibu adalah memberikan potongan keju atau menyajikan yoghurt dan buah segar untuk si Kecil.

Singkat kata, mengonsumsi makanan bergizi dan seimbang membantu kebutuhan nutrisi anak. Nutrisi tersebut akan digunakan oleh tubuh untuk membantu tumbuh kembangnya. Anak satu tahun umumnya makan sebanyak tiga sampai empat kali sehari. Mereka juga dapat makan camilan sekitar satu atau dua kali di antara jam makan.

Hindari memberi junk food, minuman ringan, dan camilan yang tidak sehat pada anak. Ibu juga dapat berkonsultasi ke dokter untuk mendapatkan rekomendasi camilan yang sehat dan cocok dengan si Kecil.

Ayo jadi bagian dari Golden Start Club by Enfa A+ dan dapatkan peluang memperoleh berbagai hadiah menarik seperti sampel gratis, voucher eksklusif, produk promosi, konsultasi dengan pakar dan masih banyak lagi! Segera daftar dan dapatkan informasi selengkapnya melalui tautan ini

 

Referensi: 

- Feeding your baby: 1–2 years. (n.d.). UNICEF. Retrieved August 7, 2020, from https://www.unicef.org/parenting/food-nutrition/feeding-your-baby-1-2-years

- Get up and grow: Healthy foods strong kids 1-5 years. (n.d.). Department of Health. Retrieved August 7, 2020, from https://www1.health.gov.au/internet/main/publishing.nsf/Content/gug-indig-hfsk-1-5yrs

- Leaflet Isi Piringku. (n.d.). Website Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat. Retrieved August 7, 2020, from https://kesmas.kemkes.go.id/assets/upload/dir_519d41d8cd98f00/files/LEAFLET-ISI-PIRINGKU-ilovepdf-compressed_1011.pdf

- What developmental milestones is your 1-year-old reaching? (2019, December 9). Centers for Disease Control and Prevention. Retrieved August 7, 2020, from https://www.cdc.gov/ncbddd/actearly/milestones/milestones-1yr.html

- Whole grains. (2019, November 4). The Nutrition Source. Retrieved August 7, 2020, from https://www.hsph.harvard.edu/nutritionsource/what-should-you-eat/whole-grains/

- PERATURAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 41 TAHUN 2014. (n.d.). Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Retrieved September 25, 2020, from https://hukor.kemkes.go.id/uploads/produk_hukum/PMK%20No.%2041%20ttg%20Pedoman%20Gizi%20Seimbang.pdf