Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Carla Pramudita Susanto

Prebiotik, salah satu asupan penting untuk menjaga kesehatan pencernaan dan meningkatkan sistem imun si Kecil. Prebiotik dibutuhkan di dalam tubuh dan memiliki cara kerja sedemikian rupa untuk memengaruhi sel-sel tubuh untuk meningkatkan daya tahan tubuh.

Seperti apa peran prebiotik terhadap daya tahan tubuh si Kecil? Simak penjelasannya di bawah ini yuk Bu.

Mengetahui cara kerja prebiotik yang tingkatkan sistem imun si Kecil

Di dalam sistem pencernaan manusia, ada banyak bakteri yang berdiam di sana. Di antaranya terdapat bakteri baik dan jahat. Secara keseluruhan, bakteri tinggal di dalam usus dan membentuk sebuah lingkungan yang dinamakan sebagai mikrobiota. Ketika mikrobiota usus terjaga dengan baik, maka kesehatan si Kecil pun bisa terjaga. Mikrobiota usus memiliki kaitan erat terhadap sistem imun si Kecil. Lalu, bagaimana cara menjaga mikrobiota usus?

Kesehatan usus dapat terjaga melalui makanan yang dikonsumsi si Kecil. Salah satunya, melalui prebiotik. Pada dasarnya, prebiotik merupakan serat yang tidak dicerna dan ditemukan pada makanan. Semua prebiotik termasuk serat, tetapi tidak semua serat termasuk prebiotik. Secara ilmiah, prebiotik terdapat pada makanan yang memiliki komponen oligosakarida. Oligosakarida adalah karbohidrat yang terdiri dari 2-10 monosakarida (senyawa karbohidrat dalam bentuk gula yang paling sederhana).

Cara kerja prebiotik sangatlah menguntungkan untuk kesehatan usus. Saat makanan mengandung prebiotik masuk ke dalam usus, ia menstimulasi pertumbuhan bakteri baik usus. Prebiotik dapat menahan aktivitas hidrolitik (enzim yang bertugas mencerna makanan) pada saluran pencernaan bagian atas. Sehingga ia memicu bakteri baik untuk melakukan fermentasi makanan yang terdapat di dalam usus besar. Prebiotik juga merangsang pertumbuhan bakteri di dalam usus, seperti Bifidobacteria dan Lactobacillus. Ketika bakteri baik bertumbuh dengan stimulasi prebiotik, maka bisa meningkatkan kesehatan sistem pencernaan dan memperkuat kekebalan tubuh. Prebiotik juga dapat meningkatkan produksi asam lemak rantai pendek.

Cara kerja prebiotik ini menghasilkan asam lemak rantai pendek, yang merupakan hasil akhir fermentasi. Asam lemak rantai pendek ini memiliki peran utama dalam mengatur sistem kekebalan tubuh dan memberi respon ketika terjadi peradangan. Di sini, asam lemak rantai pendek akan mengirimkan sinyal-sinyal bila terjadi peradangan, sehingga sistem imun dapat langsung merespon bila terjadi infeksi dan peradangan. Begitulah cara kerja prebiotik dalam meningkatkan sistem imun si Kecil.

Prebiotik dapat mencegah sembelit pada si Kecil

Keuntungan lainnya yang bisa dirasakan si Kecil ketika ia mengonsumsi prebiotik adalah sistem pencernaannya menjadi lancar. Mungkin si Kecil pernah mengalami sembelit, sehingga BAB-nya jadi keras dan tidak lancar.

Sebelumnya pun dikatakan bahwa konsumsi prebiotik mendukung pertumbuhan bakteri baik di dalam usus. Banyaknya bakteri Bifidobacteria merupakan salah satu cara prebiotik dapat mengatasi konstipasi. Selain itu, asam lemak rantai pendek juga dapat mendukung motilitas atau pergerakan usus yang lebih aktif. Hal ini berdampak pada kelancaran BAB si Kecil. Kandungan prebiotik juga bisa ditemukan dalam susu formula anak, dengan kandungan PDX:GOS.

Sebuah studi dalam Nutrition Journal mengatakan, kandungan PDX:GOS akan menjadi spesial bila digabungkan dengan Omega 3 & 6 dan beta glucan karena telah terbukti klinis dapat  memelihara kesehatan dalam mendukung sistem imun si Kecil, serta menjauhkan si Kecil dari infeksi penyakit. Salah satu hasil penelitiannya adalah berkurangnya hari sakit si Kecil, mempercepat masa pulih bila ia terkena penyakit saluran pernapasan dan juga berkurangnya penggunaan antibiotik pada si Kecil.

Enfagrow dengan kandungan kombinasi nutrisi PDX GOS, Beta Glucan dan Omega3 &6 terbukti klinis meningkatkan daya tahan tubuh anak termasuk menjaga kesehatan saluran cerna si kecil. Minum Enfagrow 3 gelas sehari terbukti dapat perkuat daya tahan tubuh si kecil.

Selain dari susu, Ibu juga bisa memberikan asupan prebiotik lainnya yang kaya akan vitamin dan mineral untuk melindungi kesehatan si Kecil secara optimal. Asupan prebiotik yang bisa diberikan seperti apel, pisang, rumput laut, sereal, asparagus, dan lainnya.

Kini, Ibu jadi tahu kerja prebiotik yang begitu menguntungkan untuk kesehatan si Kecil. Maka itu, selalu sertakan asupan prebiotik agar si Kecil bisa selalu sehat dan menjaga daya tahan tubuhnya.

Sumber:

News-Medical. (2018, October 22). Health Benefits of Prebiotics. Retrieved April 8, 2020, from News-Medical.net website: https://www.news-medical.net/health/Health-Benefits-of-Prebiotics.aspx

Harvard Health Publishing. (2016, October 14). Can gut bacteria improve your health? - Harvard Health. Retrieved April 8, 2020, from Harvard Health website: https://www.health.harvard.edu/staying-healthy/can-gut-bacteria-improve-your-health

Oligosaccharide - an overview | ScienceDirect Topics. (2018). Retrieved April 8, 2020, from Sciencedirect.com website: https://www.sciencedirect.com/topics/chemistry/oligosaccharide

Ratajczak, W., Rył, A., Mizerski, A., Walczakiewicz, K., Sipak, O., & Laszczyńska, M. (2019). Immunomodulatory potential of gut microbiome-derived short-chain fatty acids (SCFAs). Acta Biochimica Polonica, 66(1), 1–12. https://doi.org/10.18388/abp.2018_2648

Semeco, A. (2016, June 8). The 19 Best Prebiotic Foods You Should Eat. Retrieved April 8, 2020, from Healthline website: https://www.healthline.com/nutrition/19-best-prebiotic-foods#section2

Pontes, M. V., Ribeiro, T. C. M., Ribeiro, H., de Mattos, A. P., Almeida, I. R., Leal, V. M., … Scalabrin, D. M. F. (2016). Cow’s milk-based beverage consumption in 1- to 4-year-olds and allergic manifestations: an RCT. Nutrition Journal, 15. https://doi.org/10.1186/s12937-016-0138-0

Probiotics and prebiotics: What you should know. (2018). Retrieved April 8, 2020, from Mayo Clinic website: https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/consumer-health/expert-answers/probiotics/faq-20058065

Miqdady, M., Al Mistarihi, J., Azaz, A., & Rawat, D. (2020). Prebiotics in the Infant Microbiome: The Past, Present, and Future. Pediatric Gastroenterology, Hepatology & Nutrition, 23(1), 1. https://doi.org/10.5223/pghn.2020.23.1.1