Fase eksplorasi memang bisa menjadi masa yang menyenangkan bagi si kecil, khususnya pada balita yang berusia 2-3 tahun. Namun proses tumbuh kembang ini juga bisa jadi masa yang menantang bagi para orang tua dalam menjaga kebersihan dan kesehatannya. Memulai kebiasaan cuci tangan sejak dini adalah langkah perlindungan awal kesehatan si kecil yang bisa Ibu lakukan tanpa mengganggu petualangannya.

Jika balita Ibu berada pada rentang usia 2-3 tahun, maka si kecil kemungkinan sudah mulai ingin melakukan segala hal sendiri sambil mengeksplorasi dunia di sekelilingnya. Beberapa kemampuan si Kecil yang bisa muncul pada tahapan tumbuh kembang ini, antara lain:

  • Mengelompokkan benda berdasarkan bentuk dan warna
  • Melepas dan mengenakan pakaian sendiri
  • Menanyakan banyak pertanyaan
  • Menunjukkan beberapa jenis emosi, seperti rasa kasih, marah, dan gelisah
  • Meniru tingkah laku orang dewasa maupun teman sebayanya

Dengan kemampuan yang terus berkembang dan bertambah ini, Ibu mungkin langsung was-was membayangkan banyaknya kuman pengganggu kesehatan di tangan si kecil yang sedang asyik bermain di luar rumah. Lalu, bagaimana cara mengajarkan cuci tangan pada balita yang sepertinya tidak bisa diam?

Ternyata, selain beberapa kemampuan yang sudah disebutkan di atas, pada tahapan tumbuh kembang ini si kecil juga sudah mulai bisa mengikuti dua sampai tiga arahan atau instruksi yang Ibu berikan kepadanya. Dengan kombinasi kemampuan yang luar biasa ini, Ibu bisa mulai mengajarkannya beberapa kebiasaan baru yang menyehatkan, seperti cuci tangan baik sebelum masuk rumah, sehabis buang air kecil atau sebelum makan.

Berikut adalah beberapa langkah mengajarkan cuci tangan pada si kecil.

Biarkan Si Kecil melihat dan meniru kebiasaan mencuci tangan Ibu.

Mulailah kebiasaan mencuci tangan yang rutin bersama pasangan dan keluarga di rumah. Jika si Kecil melihat semua orang di sekitarnya melakukan hal ini, maka bukan tidak mungkin si Kecil pun ingin meniru kebiasaan mencuci tangan Ibu.

Cuci tangan bersama si Kecil.

Ibu bisa menjelaskan pentingnya cuci tangan bagi kesehatannya sambil melakukan hal tersebut bersama-sama. Ibu bisa menjadikannya sebuah cerita yang seru dan bahwa itu akan menyedihkan ketika si kecil tidak bisa bermain di luar karena benteng pertahanannya diserang oleh para kuman.

Jadikan cuci tangan menyenangkan dengan melakukannya sambil bernyanyi.

Dengan bernyanyi Ibu bisa memastikan si kecil telah menggosok tangannya selama 20 detik agar seluruh area tangan benar-benar bersih.

Berikan pelukan atau stiker menarik sebagai penyemangatnya.

Ibu juga bisa menyiapkan handuk bergambar tokoh animasi kesukaannya agar kegiatan cuci tangan jadi makin menyenangkan sekaligus sebagai cara mengingatkan si kecil untuk selalu mengeringkan tangannya sehabis cuci tangan.

Cuci tangan tidak hanya penting untuk menangkal penyakit dan melindungi kesehatan si kecil. Cuci tangan juga penting untuk mencegah terjadinya infeksi jika si kecil terluka. Jadi, pastikan kebiasaan cuci tangan dimulai sejak dini dan sudah dilakukan terlebih dulu oleh Ibu dan keluarga maupun orang-orang disekitarnya.